Ale-ale adalah makanan yang berbahan dasar kerang mirip remis, tetapi berukuran lebih kecil. Ale-ale merupakan kuliner khas yang dapat ditemukan di Kota Ketapang, Kalimantan Barat.
Ale-ale dapat ditemukan di muara sungai Pawan dan pantai sekitarnya yang merupakan habitat kerang khas Kabupaten Ketapang[1]
Sebagai kuliner khas, pemerintah setempat menjadikan ale-ale sebagai ikon kuliner. Ikon tersebut juga dibuat dalam bentuk tugu bernama Tugu Ale-Ale, yang dimana juga menandakan titik nol kilometer di Kota Ketapang yang berada di Jalan R. Suprapto serta menjadi simbol kota. Ada berbagai ragam masakan ale-ale, diantaranya serundeng ale-ale, ale-ale bumbu mercon, dan bumbu lainnya.[2][3][4]
Resep
[sunting | sunting sumber]Untuk membuat Ale-Ale, memerlukan Bahan sebagai berikut:[5]
- 1 kg ale-ale
- 4 siung bawang putih
- 4 sdm minyak goreng
- Cabai rawit secukupnya
- Kecap manis secukupnya
- Tomat secukupnya
- Paprika secukupnya
Referensi
[sunting | sunting sumber]- β Assrorudin, Assrorudin; Fitriarni, Dian; Indriawan, Rois; Dwiyanti, Agus Putri (2024-10-28). "SStrategi Pemasaran Stik Ale-Ale (Meretrix Spp) Produksi Kub Wida Mantolo Sebagai Produk Unggulan Kabupaten Ketapang". Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA). 4 (2): 31β40. doi:10.58466/lipida.v4i2.1672. ISSN2776-4044.
- β Widyawati, Ratna (22 Februari 2019). "Mencicipi Ale-ale, Sejenis Kerang yang Banyak Ditemukan di Ketapang Kalimantan Barat". mencicipi-ale-ale-sejenis-kerang-yang-banyak-ditemukan-di-ketapang-kalimantan-barat. Diakses tanggal 13 Agustus 2019.
- β Nchus, Kang (2020-09-05). "Ale-Ale, Kuliner Khas Ketapang". Gencil News. Diakses tanggal 2022-07-01.
- β "Ale-ale, Buruan Para Pecinta Kerang di Kalbar". MerahPutih. 2018-11-23. Diakses tanggal 2022-07-01.
- β "Ale-Ale KetapangΒ» Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-02-15.
