| Jalan bata kuning | |
|---|---|
| 👁 Image Dorothy dan teman-temannya berteman dengan Si Singa Penakut saat melakukan perjalanan di jalan bata kuning—ilustrasi oleh W. W. Denslow (1900). | |
| Pencipta | L. Frank Baum |
| Genre | Buku anak klasik |
| Informasi dalam cerita | |
| Jenis | Jalan beraspal dengan batu bata kuning, menuju ke tujuannya--Kota Zamrud |
Jalan Bata Kuning (Inggris: yellow brick road) merupakan elemen utama dalam novel anak-anak The Wonderful Wizard of Oz karya penulis Amerika L. Frank Baum. Jalan ini juga muncul dalam beberapa sekuel buku Oz, seperti The Marvelous Land of Oz (1904) dan The Patchwork Girl of Oz (1913).
Penggambaran paling terkenal dari jalan ini terdapat dalam film musikal klasik MGM The Wizard of Oz, yang secara longgar didasarkan pada buku pertama Baum. Dalam edisi pertama novel, jalan tersebut lebih sering disebut sebagai "Road of Yellow Bricks". Dalam kisah asli maupun adaptasi film berikutnya, seperti The Wiz (1978), Dorothy Gale harus menemukan jalan tersebut sebelum memulai perjalanannya di Oz, karena tornado tidak menjatuhkan rumah pertaniannya tepat di depan jalan itu seperti yang digambarkan dalam film tahun 1939.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Berikut adalah kutipan dari bab ketiga The Wonderful Wizard of Oz, ketika Dorothy memulai perjalanannya untuk menemui Sang Penyihir:
Ada beberapa jalan di sekitarnya, tetapi Dorothy segera menemukan jalan yang dipenuhi bata kuning. Tak lama kemudian, ia berjalan cepat menuju Kota Zamrud; Sepatu Perak-nya berdering riang di atas permukaan jalan kuning yang keras.
Jalan bata kuning pertama kali diperkenalkan dalam bab ketiga The Wonderful Wizard of Oz. Jalan ini bermula di wilayah timur yang disebut Munchkin Country, bagian dari negeri Oz, dan mengarah ke ibu kota kekaisaran Oz, Kota Zamrud, yang terletak tepat di pusat negeri tersebut. Tokoh utama, Dorothy Gale, harus mencari jalan ini sebelum dapat memulai perjalanannya untuk menemui Sang Penyihir. Ia akhirnya menemukannya setelah bertemu dengan para Munchkin dan Penyihir Baik dari Utara. Dalam perkembangan cerita, Dorothy bersama para sahabatnya— Orang-orangan Sawah, Tin Woodman, dan Si Singa Penakut —menyadari bahwa jalan tersebut telah rusak di beberapa bagian. Mereka menemukan jurang-jurang yang terputus dan tebing curam yang berbahaya. Di akhir kisah, terungkap bahwa baik Emerald City maupun jalan bata kuning sebenarnya belum ada sebelum kedatangan Oz. Oscar Diggs, seorang pesulap dari dunia luar, tiba di Oz dengan balon udara yang terbawa badai. Penduduk Oz meyakini bahwa ia adalah seorang “Penyihir” besar yang datang untuk memenuhi ramalan yang telah lama dinantikan. Setelah jatuhnya Raja Pastoria dan hilangnya putrinya, Putri Ozma, Diggs segera memproklamasikan dirinya sebagai penguasa baru. Ia kemudian memerintahkan rakyatnya untuk membangun jalan bata kuning dan Emerald City sebagai simbol kekuasaannya.
Catatan
[sunting | sunting sumber]Bacaan lebih lanjut
[sunting | sunting sumber]- Dighe, Ranjit S. ed. The Historian's Wizard of Oz: Reading L. Frank Baum's Classic as a Political and Monetary Allegory (2002)
- Hearn, Michael Patrick (ed). (2000, 1973) The Annotated Wizard of Oz. W. W. Norton & Co. ISBN0-393-04992-2
- Ritter, Gretchen. "Silver slippers and a golden cap: L. Frank Baum's The Wonderful Wizard of Oz and historical memory in American politics." Journal of American Studies (August 1997) vol. 31, no. 2, 171–203. online at JSTOR
- Rockoff, Hugh. "The 'Wizard of Oz' as a Monetary Allegory," Journal of Political Economy 98 (1990): 739-60 online at JSTOR
