Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber:"Kornis"–berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Dalam arsitektur, kornis[1] umumnya merupakan cetakan dekoratif horizontal yang memahkotai elemen bangunan atau furnitur—misalnya, kornis di atas pintu atau jendela, di sekitar tepi atas alas., atau di sepanjang bagian atas dinding interior. Kornis sederhana dapat dibentuk hanya dengan mahkota, seperti pada cetakan mahkota di atas dinding interior atau di atas lemari dapur atau rak buku.
Kornis yang menonjol pada suatu bangunan berfungsi mengalirkan air hujan keluar dari dindingnya. Dalam praktik bangunan tempat tinggal, fungsi ini ditangani dengan memproyeksikan ujung bentangan, atap atap dan talang . Namun, atap rumah juga bisa disebut "kornis" jika dilengkapi dengan Lis dekoratif. Dalam pengertian ini, meskipun sebagian besar kornis juga merupakan atap (menggantung di sisi bangunan), tidak semua atap biasanya dianggap sebagai kornis. Atap pada dasarnya bersifat fungsional dan belum tentu dekoratif, sedangkan kornis memiliki aspek dekoratif.
Kornis suatu bangunan yang menonjol mungkin tampak berat dan karenanya berisiko terjatuh, terutama pada bangunan komersial, namun sering kali sebenarnya sangat ringan, terbuat dari logam yang ditekan.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Arti kata dalam situs web {{{ver}}} oleh lembaga penyusun kamus.
