| Kalabas | |
|---|---|
| 👁 Image | |
| Buah muda kalabas | |
| Klasifikasi ilmiah 👁 Sunting klasifikasi ini | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Cucurbitales |
| Famili: | Cucurbitaceae |
| Genus: | Lagenaria |
| Spesies: | L.siceraria |
| Nama binomial | |
| Lagenaria siceraria | |
| Sinonim | |
|
Lagenaria leucantha | |
Kalabas[1] atau labu botol (Lagenaria siceraria) adalah sejenis labu yang buah mudanya dapat disayur dan buah tuanya dijadikan wadah air, tabung, kantung hias, ataupun koteka. Kalabas masih berkerabat dekat dengan beligo dan rasanya pun bermiripan. Bentuk buahnya bervariasi, mulai dari membulat hingga lonjong memanjang.
Tumbuhan ini diketahui sebagai salah satu tanaman budi daya tertua, tetapi ditanam bukan untuk bahan pangan melainkan untuk dijadikan alat rumah tangga.
Karena bentuknya, peralatan laboratorium yang berbentuk menyerupai buah labu air juga dinamakan labu, seperti labu ukur dan labu Erlenmeyer.
Racun
[sunting | sunting sumber]Kalabas mengandung racun kukurbitasin yang menyebabkan rasa pahit pada buah ini saat masih mentah. Racun kukurbitasin dapat membuat mual, muntah, dan sakit perut. Beberapa kasus dilaporkan di India, bahwa ada beberapa orang mengalami sakit bahkan meninggal setelah minum jus labu air.
- ↑ Kerajinan Tradisional Yang Memanfaatkan Alam - Lingkungan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Museum Nasional. 1989. hlm.03. Diakses tanggal 19 Februari 2026. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- Artikel dengan format mikro 'spesies'
- Halaman dengan speciesbox yang tidak memanggil butir Wikidata
- Pemeliharaan CS1: Status URL
- Taxonbar dengan basionim ditambahkan secara otomatis
- Taxonbar dengan 30–34 ID takson
- Semua artikel rintisan
- Semua artikel rintisan selain dari biografi
- Rintisan bertopik tumbuhan
- Semua artikel rintisan Februari 2026
