Mahisasura (Dewanagari: महिषासुर;,IAST:Mahiṣāsura, महिषासुर) adalah raksasa kerbau dalam mitologi Hindu, dikenal karena memiliki akal licik dan dapat berubah wujud dalam melakukan aksi jahatnya.[1][2][3]
Dia akhirnya dibunuh oleh Durga dalam bentuk "Mahisasuramardini". Kisah pertarungannya dengan Durga adalah legenda penting yang dipenuhi simbolisme dalam mitologi Hindu, khususnya Saktisme atau Sakta. Pertempuran legendaris Mahisasura sebagai kejahatan dan Durga sebagai kebaikan diceritakan ulang di berbagai kuil, monumen, dan pustaka Hindu di Asia Selatan dan Tenggara, seperti Devi Mahatmya.[4][5][6] Kisah ini juga diceritakan dalam kitab Sikh yang berjudul Chandi di Var, juga disebut Var Durga di, yang diyakini telah dimasukkan ke dalam Dasam Granth oleh Guru Gobind Singh.[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Theresa Bane (2012). Encyclopedia of Demons in World Religions and Cultures. McFarland. hlm.214. ISBN978-0-7864-8894-0.
- ↑ Laura Amazzone (2012). Goddess Durga and Sacred Female Power. University Press of America. hlm.96–97. ISBN978-0-7618-5314-5.
- ↑ David Kinsley (1988). Hindu Goddesses: Visions of the Divine Feminine in the Hindu Religious Tradition. University of California Press. hlm.96–103. ISBN978-0-520-90883-3.
- ↑ Constance Jones; James Ryan (2014). Encyclopedia of Hinduism. Infobase Publishing. hlm.399. ISBN978-0816054589.
- ↑ Rocher 1986, hlm.191-192.
- ↑ June McDaniel 2004, hlm.215-216, 219-220.
- ↑ Pashaura Singh; Louis E. Fenech (2014). The Oxford Handbook of Sikh Studies. Oxford University Press. hlm.241–243. ISBN978-0-19-100412-4.
