VOOZH about

URL: https://id.wikipedia.org/wiki/Manggis

โ‡ฑ Manggis - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber:"Manggis"โ€“berita ยท surat kabar ยท buku ยท cendekiawan ยท JSTOR
(Februari 2026)
Manggis
๐Ÿ‘ Image
Buah manggis segar
Klasifikasi ilmiah ๐Ÿ‘ Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malpighiales
Famili: Clusiaceae
Genus: Garcinia
Spesies:
G.mangostana
Nama binomial
Garcinia mangostana
Sinonim[1]
  • Mangostana garcinia Gaertn

Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Manggis sudah dibudidayakan sejak zaman purba di wilayah Asia Tropis.[1][2][3][4]

Manggis tumbuh hingga mencapai ketinggian antara 6 hingga 25 meter.[4] Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam perdagangan dikenal sebagai "ratu buah", sebagai pasangan durian, si "raja buah". Buah ini mengandung aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.[5] Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

Manggis berkerabat dengan kokam, asam kandis dan asam gelugur, rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatra.

Pohon dan buah

[sunting | sunting sumber]
๐Ÿ‘ Image
Buah manggis di pohon

Manggis merupakan sebuah pohon tropis yang tumbuh dalam suhu hangat dan stabil, paparan suhu di bawah 0ยฐC (32ยฐF) untuk jangka waktu yang lama, umumnya akan membunuh tanaman dewasa. Hortikulturis yang berpengalaman telah menumbuhkan spesies ini di luar ruangan dan membawanya untuk dikembangkan di daerah ekstrem, selatan Florida.

Manggis bersifat apomiksis obligat, biji tidak berasal dari fertilisasi dan diduga mempunyai keanekaragaman genetik sempit, sehingga diperkirakan manggis di alam hanya satu klon dan sifatnya sama dengan induknya. Kenyataan di lapang menunjukkan adanya keanekaragaman tanaman manggis yang mungkin disebabkan faktor lingkungan mau pun faktor genetik akibat mutasi alami sejalan dengan sejarah tanaman manggis yang telah berumur ribuan tahun. [6]

Buah manggis muda, di mana tidak memerlukan pemupukan untuk tumbuh (lihat agamospermy), pertama kali akan berwarna hijau pucat atau hampir putih di bawah kanopi. Saat buah membesar selama 2 hingga 3 bulan ke depan, warna kulitnya akan menjadi hijau gelap. Pada periode ini, pertumbuhan ukuran buah dapat meningkat hingga kulitnya berukuran 6โ€“8cm (2,4-3,1 inchi) dengan diameter luar, akan tetap keras hingga pematangan akhir tiba.

Sifat kimia dari permukaan bawah kulit manggis terdiri dari berbagai polifenol, termasuk xanthones dan tanin yang menjamin astringent dapat menghambat perhatian serangga, jamur, virus tanaman, bakteri dan pemangsa hewan, pada saat buah belum matang. Perubahan warna dan pelunakan kulit menjadi proses alami yang menunjukkan pematangan buah dapat dimakan dan benih telah selesai berkembang.

Penyajian

[sunting | sunting sumber]

Manggis disantap dalam keadaan matang dengan membelah dua kulitnya dengan hati-hati sehingga bisa dikeluarkan isinya. Namun manggis muda berwarna hijau juga dijual dengan rasa lebih kecut tetapi sekaligus juga manis.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Garcinia mangostana L." Plant of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 January 2022. Diakses tanggal 8 January 2022.
  2. โ†‘ Yao, T. L.; Nazre, M.; McKey, D.; Jalonen, R.; Duminil, J. (March 2023). "The origin of cultivated mangosteen ( Garcinia mangostana L. var. mangostana ): Critical assessments and an evolutionary-ecological perspective". Ecology and Evolution. 13 (3) e9792. Bibcode:2023EcoEv..13E9792Y. doi:10.1002/ece3.9792. PMC10020034. PMID36937066.
  3. โ†‘ Nazre, M. (August 2014). "New evidence on the origin of mangosteen (Garcinia mangostana L.) based on morphology and ITS sequence". Genetic Resources and Crop Evolution. 61 (6): 1147โ€“1158. Bibcode:2014GRCEv..61.1147N. doi:10.1007/s10722-014-0097-2.
  4. 1 2 Morton, Julia F (1987). "Mangosteen". Fruits of warm climates. Purdue University. hlm.301โ€“304. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 June 2014. Diakses tanggal 4 December 2012.
  5. โ†‘ "Manfaat Buah Manggis untuk Menjaga Kolesterol dan Kesehatan Jantung". Fimela. 21 November 2023. Diakses tanggal 11 Juni 2025.
  6. โ†‘ Analisis keanekaragaman genetik dan fenotip manggis (Garcinia mangostana L.) dan kerabat dekatnya

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Garcinia mangostana.