VOOZH about

URL: https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Iran_2026

⇱ Perang Iran 2026 - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini membahas suatu konflik militer. Informasi pada halaman ini dapat berubah setiap saat seiring dengan perkembangan peristiwa dan laporan berita awal mungkin tidak dapat diandalkan. Pembaruan terakhir untuk artikel ini mungkin tidak mencerminkan informasi terkini.
Silakan hapus templat ini apabila sudah lebih dari satu bulan Silakan perbaiki artikel ini atau diskusikan perubahan pada halaman pembicaraan, tetapi harap perhatikan bahwa pembaruan tanpa rujukan yang sah dan tepercaya akan dihapus. (Februari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Serangan Israel–Amerika Serikat ke Iran 2026
Bagian dari bagian dari Krisis Timur Tengah (2023–sekarang) dan Krisis Iran–Amerika Serikat 2026

Lokasi yang diserang oleh:
👁 Image
Amerika Serikat dan Israel
👁 Image
Republik Islam Iran[1]
Tanggal28 Februari 2026 – sekarang (1bulan dan 1minggu)
LokasiAsia Barat[b] Samudra Hindia[c]
Status Sedang berlangsung
Pihak terlibat
👁 Image
Amerika Serikat
👁 Image
Israel
Didukung oleh:
👁 Image
Oposisi Iran[d]
👁 Image
Republik Islam Iran
Tokoh dan pemimpin
👁 Iran
Ali KhameneiX
👁 Iran
Mojtaba Khamenei
👁 Iran
Masoud Pezeshkian
👁 Iran
Ali LarijaniX
👁 Iran
Aziz NasirzadehX
👁 Iran
Ali ShamkhaniX
👁 Iran
Mohammad PakpourX
👁 Iran
Salah AsadiX
👁 Iran
Mohammad ShiraziX
👁 Iran
Hossein Jabal-AmelianX
👁 Iran
Reza Mozafari-NiaX
Pasukan
Korban
11 tentara, 23 warga sipil Israel tewas, 6,000 terluka[17][18][19] 👁 Image
3 tewas,[16] ~3 terluka[20]
Menurut Bulan Sabit Merah Iran:[21]
555 tewas, termasuk sedikitnya 150 warga sipil,[22][23]
747 terluka
Menurut HRANA:
133 tewas, sedikitnya 200 terluka
3 orang tewas akibat tertimpa puing-puing di Abu Dhabi[24]
1 orang tewas dan 7 luka-luka akibat serangan di Bandar Udara Internasional Zayed[25]
5 orang tewas dan beberapa luka-luka di As-Suwaida[26]
4 orang luka-luka akibat serangan di Palm Jumeirah[27]
3 tentara Kuwait luka-luka[28]

Pada 28 Februari 2026, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap berbagai target di Iran. Operasi tersebut, yang diberi nama sandi Roaring Lion[e] oleh Israel[29][30] dan Operasi Epic Fury oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat,[31][32] diawali dengan serangan udara di kota Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah

Presiden Donald Trump mengumumkan dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap Iran bersama dengan Israel. Ia menyerukan kepada para anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk meletakkan senjata mereka dengan imbalan kekebalan hukum, dan memperingatkan bahwa penolakan akan berarti "kematian yang pasti".[33] Serangan awal menargetkan para pejabat penting, komandan militer, dan sejumlah fasilitas, termasuk kompleks kediaman Pemimpin Agung Ali Khamenei, yang menurut citra satelit mengalami kerusakan parah atau hancur.[34] Menurut Trump, beberapa pejabat Israel, dan setidaknya satu pejabat intelijen AS,[35][36] Khamenei tewas dibunuh dalam serangan ke kompleks tersebut.[37][38][39] Kematiannya dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran.[40] Dilaporkan juga bahwa sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Shamkhani tewas dalam serangan tersebut.[41]

Sebagai balasan, Iran meluncurkan puluhan rudal balistik dan pesawat nirawak di seluruh wilayah Teluk Persia selain menargetkan Israel[42] serta pangkalan militer AS[42] di Yordania, Kuwait,[43] Bahrain,[43] Qatar,[43] Irak,[44] Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Lebih lanjut, kelompok Houthi yang berbasis di Yaman mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan serangan mereka di Laut Merah.[45][46] Selain itu, berbagai laporan menunjukkan bahwa eskalasi tersebut meluas hingga insiden yang berdampak pada fasilitas penerbangan sipil, termasuk bandara internasional di Kuwait dan UEA.[47][48]

Trump menyatakan bahwa tujuan serangan tersebut adalah untuk menghancurkan rudal Iran dan kapasitas militernya, mencegah Iran agar tidak mendapatkan senjata nuklir, serta pada akhirnya menggulingkan rezim tersebut.[33] Serangan ini dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan beberapa negara yang tidak terlibat karena dianggap merusak stabilitas kawasan, sementara pihak lain mengecam serangan balasan Iran ke negara-negara lain di kawasan tersebut.[49] Para pengkritik serangan ini juga menyebutnya ilegal di bawah hukum domestik dan hukum internasional.[50] Israel dan Iran sebelumnya pernah saling berbalas serangan pada bulan April dan Oktober 2024, dan terlibat dalam perang singkat pada tahun 2025 yang juga diwarnai dengan serangan udara Amerika Serikat yang bertujuan untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran.[51] Sejak 6 Februari 2026, Iran dan AS telah melakukan negosiasi nuklir tidak langsung yang dimediasi oleh Oman, dan putaran kedua perundingan nuklir dijadwalkan berlangsung di Jenewa.[52]

Latar belakang

[sunting | sunting sumber]

Penarikan diri Amerika Serikat dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama pada tahun 2018[53] berujung pada pemberlakuan kembali sanksi terhadap Iran dan pergeseran menuju penggunaan kekuatan alih-alih diplomasi dalam hubungan antara AS beserta sekutunya dengan Iran. Pemerintahan Trump mengadopsi strategi "tekanan maksimum".[54] Pemberlakuan kembali sanksi AS berdampak sangat buruk pada perekonomian Iran. Nilai tukar rial Iran anjlok sebesar 20%,[55] dari 35.000 per dolar menjadi 42.000 pada tahun 2021.[56] Bank-bank internasional yang bertransaksi dengan Iran membayar denda yang besar.[57] Semua perusahaan besar Eropa berhenti berbisnis dengan Iran karena takut akan hukuman dari AS.[58] Sanksi tersebut mendorong jutaan warga Iran ke jurang kemiskinan dan menurunkan daya beli mereka terhadap barang-barang kebutuhan pokok impor seperti makanan dan obat-obatan[59] sekaligus memicu inflasi, pengangguran, dan kerusakan infrastruktur.[60]

👁 Image
Kelompok Tempur Induk 3 berlayar dalam formasi di Laut Arab selama Penumpukan militer Amerika Serikat di Timur Tengah 2026, 6 Februari 2026

Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah meningkat sejak serangan 7 Oktober terhadap Israel dan dimulainya Perang Gaza pada tahun 2023 di mana Israel telah melemahkan milisi-milisi yang didukung Iran di seluruh Timur Tengah, termasuk Hamas di Gaza,[f] Hizbullah di Lebanon, dan lain-lain. Israel dan Iran saling berbalas serangan pada bulan April dan Oktober 2024, dan terlibat dalam perang singkat pada tahun 2025 yang juga diwarnai dengan serangan udara Amerika Serikat yang bertujuan untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran.[51]

Protes antipemerintah di Iran

[sunting | sunting sumber]

Mulai akhir Desember 2025, protes antipemerintah berskala nasional yang masif meletus di Iran, yang sebagian besar didorong oleh krisis ekonomi, anjloknya nilai tukar rial, dan lonjakan harga barang. Protes tersebut, yang diwarnai dengan seruan pergantian rezim, menjadi yang terbesar dalam hal skala sejak revolusi 1979,[63] menyebar ke lebih dari 100 kota di seluruh penjuru negeri.[3] Pemerintah Iran meresponsnya dengan represi yang diwarnai kekerasan, termasuk pembantaian terhadap para pengunjuk rasa, dengan insiden paling mematikan terjadi pada 8 dan 10 Januari 2026;[64] Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 7.000 orang, pemerintah Iran menyatakan bahwa korban tewas berjumlah 3.117 orang, sementara Donald Trump dan pihak lainnya menyebutkan bahwa jumlah korban tewas mencapai 32.000 orang.[65][66] AP News melaporkan bahwa penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh pemerintah telah memicu keputusasaan di kalangan masyarakat Iran dan menumbuhkan harapan di antara sebagian warga akan adanya serangan dari Amerika.[67] Sejumlah cendekiawan berpendapat bahwa pemerintah Iran kini menghadapi kondisi negara yang rapuh yang dapat berujung pada kejatuhannya.[68]

Pada tanggal 13 Januari 2026, Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap para pengunjuk rasa antipemerintah Iran,[69] dan kemudian, pada tanggal 23 Januari, Trump mengumumkan bahwa "armada" AS sedang menuju ke Timur Tengah, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) dan USS Gerald R. Ford (CVN-78), serta beberapa kapal perusak berpeluru kendali.[70][71] Para pejabat AS dan Eropa mengatakan bahwa Washington telah mengajukan tiga tuntutan utama kepada Iran: penghentian permanen semua pengayaan uranium, pembatasan ketat terhadap program rudal balistik Iran, dan penghentian total dukungan terhadap kelompok proksi regional seperti Hamas, Hizbullah, dan Houthi.[72] Perencanaan untuk serangkaian usulan serangan juga dimulai melalui koordinasi dengan badan intelijen Israel.[73]

Negosiasi nuklir dan penumpukan kehadiran militer AS

[sunting | sunting sumber]

Pada 6 Februari 2026, Iran dan AS mengadakan perundingan nuklir tidak langsung di ibu kota Oman, Muskat. Iran menekankan bahwa kemajuan bergantung pada konsultasi kembali di ibu kota masing-masing.[52] Putaran kedua perundingan nuklir dijadwalkan berlangsung di Jenewa.[52] Selama tanggal 15 hingga 20 Februari, Iran meningkatkan ekspor minyaknya menjadi 3 kali lipat dari tingkat normal, dan mengurangi penyimpanan minyak.[74] Tepat sebelum serangan dimulai, pada 27 Februari 2026, Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Busaidi mengatakan bahwa sebuah "terobosan" telah dicapai dan Iran telah setuju untuk tidak pernah menimbun uranium yang diperkaya serta bersedia menerima verifikasi penuh oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA);[75] lebih lanjut Iran telah setuju untuk menurunkan tingkat uranium yang diperkaya saat ini ke "tingkat serendah mungkin" secara tanpa dapat diubah kembali. Al-Busaidi mengatakan perdamaian "sudah di depan mata".[76][75]

Pada awal Februari 2026, AS juga mengerahkan kapal induk kedua, USS Gerald R. Ford, ke Timur Tengah untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran.[77] Pada 11 Februari 2026, peringatan ke-47 revolusi 1979 ditandai dengan aksi unjuk rasa propemerintah dan retorika anti-Amerika yang kuat.[78] Pada 13 Februari 2026, Trump menyatakan bahwa pergantian rezim di Iran akan menjadi "hal terbaik yang bisa terjadi".[79] Sehari kemudian, pada 14 Februari, para pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa militer AS sedang bersiap untuk kampanye luas yang melibatkan operasi berkelanjutan selama berminggu-minggu terhadap Iran yang dapat menargetkan infrastruktur negara dan keamanannya.[80] Pada 24 Februari 2026, dalam Pidato Kenegaraan, Trump menuduh Iran menghidupkan kembali upaya untuk membangun senjata nuklir, mengecam dugaan ambisi ini sebagai sesuatu yang "jahat" dan mengklaim bahwa Iran juga telah mengembangkan kemampuan rudal yang semakin canggih yang dapat mengancam AS, Eropa, dan pangkalan AS di luar negeri. Ia memperingatkan bahwa AS siap bertindak jika diperlukan.[81] Gang of Eight, sebuah kelompok yang terdiri dari delapan pemimpin di Kongres AS yang biasanya diberi pengarahan tentang masalah intelijen rahasia, telah diberi pengarahan tentang serangan tersebut sebelum dimulai.[82]

Menjelang akhir Februari, para pejabat pemerintahan Trump telah melontarkan banyak klaim tak berdasar bahwa Iran telah memulai kembali program nuklirnya, memiliki bahan yang cukup untuk membuat bom dalam hitungan hari, dan sedang mengembangkan rudal jarak jauh yang akan segera menghantam Amerika Serikat. Pernyataan-pernyataan ini dibantah oleh para pejabat pemerintah Amerika dan Eropa, kelompok pemantau senjata internasional, serta badan-badan intelijen Amerika.[83] Badan Intelijen Pertahanan sebelumnya telah menyimpulkan bahwa dibutuhkan setidaknya satu dekade sebelum Iran mampu menguasai keterampilan teknis untuk memproduksi rudal yang dapat menjangkau Amerika Serikat;[84] Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperkirakan program nuklir Iran telah mengalami kemunduran selama dua tahun setelah serangan terhadap situs nuklir Iran sebelumnya pada bulan Juni 2025.[85] Namun, pada 27 Februari dilaporkan bahwa IAEA menemukan bahwa Iran telah menyembunyikan uranium yang sangat diperkaya di sebuah fasilitas bawah tanah yang tidak rusak pada putaran pertempuran sebelumnya.[86][87]

Permusuhan

[sunting | sunting sumber]

Serangan awal Israel dan Amerika

[sunting | sunting sumber]
Serangan yang diluncurkan dari kapal-kapal AS

Serangan udara ke Iran dimulai sekitar pukul 09:45 IRST (01:15 EST) pada hari Sabtu, 28 Februari; Sabtu adalah hari pertama dalam seminggu di Iran dan merupakan hari kerja biasa.[88] Kombinasi rudal AS, pesawat nirawak, dan jet tempur Israel digunakan dalam serangan tersebut.[89] Pesawat nirawak serang sekali jalan berbiaya rendah dari Satuan Tugas Scorpion Strike digunakan untuk pertama kalinya dalam pertempuran.[90] Kapal-kapal perang AS meluncurkan Rudal Tomahawk, sementara Angkatan Darat AS menggunakan peluncur HIMARS.[89] Beberapa senjata serang jarak jauh yang tidak diungkapkan juga digunakan.[89] Rentetan ledakan dilaporkan setelah Menteri Pertahanan Israel Katz mengonfirmasi[kapan?]adanya serangan Israel.[91][92][93] The Times of Israel melaporkan bahwa Katz menyebut serangan itu sebagai "serangan pendahuluan" yang bertujuan untuk "menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel".[94] Di antara targetnya adalah sebuah distrik di Teheran yang menjadi tempat tinggal rutin pemimpin agung Iran Ali Khamenei; kawasan tersebut juga menjadi lokasi istana kepresidenan dan Dewan Keamanan Nasional.[95] Tujuh rudal dikonfirmasi telah menghantam area ini.[96] Para pejabat Amerika mengonfirmasi bahwa serangan tersebut dikoordinasikan dengan AS.[97] Angkatan Udara Israel (IAF) menyatakan bahwa mereka telah menggempur 500 target militer di wilayah barat dan tengah Iran, termasuk sistem pertahanan udara dan peluncur rudal, menggunakan sekitar 200 jet tempur, dalam pengerahan pasukan tempur terbesar sepanjang sejarahnya.[98] Serangan pembuka ini diberi nama sandi oleh Israel sebagai "Operasi Genesis" (Ibrani: מטס בראשיתcode: he is deprecated ).[99][100]

Israel menindaklanjutinya dengan mendeklarasikan keadaan darurat, mengutip antisipasi akan adanya serangan Iran.[94] Sirine meraung-raung di Israel saat pemerintah memperingatkan warganya untuk tetap berada di area perlindungan.[101] Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengimbau warga AS di Israel untuk mengambil "tindakan segera" saat mendengar sirine,[102] dan Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa nyawa warga AS bisa jadi melayang.[103] Kementerian Kesehatan Israel memindahkan rumah sakit-rumah sakitnya ke bawah tanah.[104] Menurut Iran International, juru bicara militer Israel berbahasa Persia, Letkol Kamal Penhasi telah mengeluarkan peringatan mendesak kepada warga sipil Iran yang tinggal di dekat industri dan infrastruktur militer untuk segera mengevakuasi diri, dengan menyatakan "Keberadaan Anda di area-area ini membahayakan nyawa Anda."[105]

Menurut seorang pejabat AS, puluhan serangan AS sedang dilancarkan oleh pesawat serang yang berpangkalan di sekitar Timur Tengah dari satu atau beberapa kapal induk.[106] Reuters melaporkan bahwa serangan akan dilancarkan melalui udara dan laut.[107] Para pejabat militer Israel mengatakan bahwa perencanaan selama berbulan-bulan telah mendahului serangan mereka, yang memungkinkan mereka untuk menentukan target secara akurat, mencapai "kejutan taktis", dan mendapatkan dukungan AS.[108]

Kantor Berita Fars dan CNN melaporkan lebih banyak ledakan di kota-kota lain di Iran, termasuk Qom, Kermanshah, Isfahan, dan Karaj.[109][110] Di Teheran, serangan rudal dilaporkan terjadi di University Street, kawasan Jomhouri, dan di kawasan utara Seyed Khandan.[111] Layanan komunikasi di seluruh Teheran mengalami gangguan menyusul serangan tersebut,[112] dan Netblocks melaporkan pemadaman internet yang hampir total.[113][114][115] Menurut BBC, kantor Pemimpin Agung Ali Khamenei, dan kantor kepresidenan Masoud Pezeshkian di Teheran terkena hantaman selama serangan tersebut.[113] Saluran 12, mengutip sumber-sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, mengatakan Israel menilai bahwa ada "indikasi yang berkembang" bahwa Khamenei kemungkinan tewas dalam serangan Israel tersebut, atau "setidaknya terluka".[116] Reuters mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya yang menyatakan bahwa jasad Khamenei telah ditemukan, mengonfirmasi kematiannya.[117]

Seorang juru bicara Pasukan Mobilisasi Populer Irak mengatakan bahwa dua pejuangnya telah tewas sementara tiga lainnya terluka selama serangan di Jurf al-Sakhar, sebelah selatan Baghdad.[118] Menurut Iran International, mengutip Kantor Berita Mahasiswa Iran, ribuan personel IRGC, termasuk beberapa pejabat senior,[119] tewas atau terluka ketika beberapa pangkalan militer diserang.[105] Dilaporkan pula bahwa kota pelabuhan Bushehr juga telah diserang; namun, belum jelas apakah reaktor nuklir mengalami kerusakan.[105] CNN melaporkan bahwa waktu serangan secara simbolis bermakna dalam Yudaisme karena dilakukan menjelang hari raya Yahudi yang akan datang, Purim, pada tanggal 2 Maret.[120]

Pernyataan pemimpin AS dan Israel mengenai tujuan serangan

[sunting | sunting sumber]
Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan tersebut dalam sebuah pernyataan video

Pada pukul 02:30 EST tanggal 28 Februari, presiden AS Donald Trump merilis pernyataan video berdurasi 8 menit, yang menyatakan bahwa tujuan serangan AS di Iran secara efektif adalah pergantian rezim. Trump mengatakan bahwa "aktivitas yang mengancam" dari Iran membahayakan AS dan sekutunya. Ia mengutip Krisis sandera Iran, dukungan terhadap proksi seperti Hamas dan Hizbullah, pembunuhannya terhadap para pengunjuk rasa, dan dugaan upayanya untuk mendapatkan senjata nuklir. Ia menegaskan bahwa dalam konflik tersebut, "Nyawa para pahlawan Amerika yang pemberani mungkin melayang dan kita mungkin akan menelan korban jiwa. Hal itu sering terjadi dalam perang".[121] Ia mendesak Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk "meletakkan senjata kalian dan mendapatkan kekebalan hukum sepenuhnya, atau sebagai alternatifnya, menghadapi kematian yang pasti". Berbicara kepada masyarakat Iran, ia berkata, "Saat kami selesai, ambil alihlah pemerintahan kalian. Itu akan menjadi milik kalian untuk diambil. Ini mungkin akan menjadi satu-satunya kesempatan kalian dalam beberapa generasi." Ia menambahkan, "Selama bertahun-tahun, kalian telah meminta bantuan Amerika, tetapi kalian tidak pernah mendapatkannya... Jadi mari kita lihat bagaimana tanggapan kalian. Amerika mendukung kalian dengan kekuatan yang luar biasa dan daya hancur yang besar", lalu menyimpulkan, "Sekaranglah waktunya untuk mengambil kendali atas takdir kalian... Ini adalah momen untuk bertindak. Jangan biarkan momen ini berlalu."[33][122]

Tidak lama setelah itu, Benjamin Netanyahu merilis pernyataan video yang mengatakan bahwa Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap Iran "untuk menghilangkan ancaman eksistensial" yang ditimbulkan oleh apa yang ia sebut sebagai "rezim teror di Iran". Netanyahu menuduh kepemimpinan Iran atas permusuhan selama puluhan tahun, dengan mengatakan bahwa "selama 47 tahun, rezim Ayatollah telah menyerukan 'Kematian bagi Israel' dan 'Kematian bagi Amerika'", dan menggambarkannya sebagai "rezim teror pembunuh" yang "tidak boleh dibiarkan mempersenjatai diri dengan senjata nuklir". Ia mengatakan tindakan gabungan AS-Israel akan "menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang pemberani untuk menentukan nasib mereka sendiri", dan menyerukan kepada rakyat Iran untuk "melepaskan diri dari belenggu tirani".[123]

Tanggapan Iran dan serangan rudal di teater Teluk Persia

[sunting | sunting sumber]

Iran menargetkan berbagai pangkalan militer AS di seluruh kawasan Teluk Persia.[124] Bahrain mengaktifkan sirine serangan udara untuk memperingatkan adanya serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di dalam negara tersebut, dengan media berbahasa Arab menyebutkan ledakan dan asap terlihat di ibu kota, Manama.[125][126] Bahrain kemudian mengonfirmasi serangan tersebut dan menyatakan bahwa markas besar Armada Kelima AS telah ditargetkan.[15] Ledakan juga dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Kuwait dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab.[127][128] Menyusul serangan rudal dan pesawat nirawak ke Kuwait, Kementerian Luar Negeri negara tersebut memanggil Mohammad Toutounchi, duta besar Iran untuk Kuwait.[129] Menurut CNN, IRGC mengklaim bahwa Iran telah menargetkan empat pangkalan AS di Timur Tengah: Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait (yang juga menampung tentara Italia),[130] Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA, dan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, dan sebuah video diunggah yang memperlihatkan kepulan asap dari arah pangkalan di Bahrain.[131] Arab Saudi mengonfirmasi bahwa telah terjadi serangan Iran di Riyadh dan Provinsi Timurnya.[132] Negara itu mengklaim telah berhasil mencegat serangan Iran yang diarahkan ke area-area tersebut dan menyatakan bahwa Kerajaan akan "mengambil semua langkah yang diperlukan" untuk mempertahankan diri, "termasuk opsi untuk menanggapi agresi".[133] Laporan tambahan menyebutkan bahwa setelah berhasil mencegat sejumlah rudal Iran, UEA menyatakan bahwa seorang warga sipil berkewarganegaraan Asia tewas akibat puing-puing pencegat yang jatuh di daerah permukiman.[113][134] Qatar mengatakan bahwa mereka telah mencegat sedikitnya dua gelombang serangan rudal, dan menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerusakan properti yang dilaporkan.[135]

Sebuah gedung 9 lantai dihantam rudal di wilayah utara Israel, melukai satu orang.[118] Serangan juga dilaporkan terjadi di Haifa dan Tel Aviv.[136] Berbagai laporan mengklaim rudal dari Iran telah menghantam wilayah Yordania dan ibu kota Amman.[137][138] Yordania menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya telah menembak jatuh dua rudal balistik Iran yang menargetkan wilayahnya[139] dan bahwa mereka telah menangani 54 laporan puing-puing jatuh yang menyebabkan kerusakan material tetapi tidak ada korban jiwa.[140] Di Suriah, puing-puing rudal balistik Iran jatuh di sebuah gedung permukiman di kota Suwayda, menewaskan sedikitnya empat warga sipil.[141][142] Area permukiman Dubai di sekitar Burj Khalifa, Dubai Marina, dan Palm Dubai terkena serangan, yang menyebabkan hotel Fairmont The Palm terbakar,[143] mengakibatkan empat orang terluka,[144][27] serta sebuah gedung permukiman di pinggiran Doha.[145][135][146][147] Sumber-sumber lokal mengatakan Iran menggunakan pesawat nirawak Shahed, yang merupakan salah satu senjata paling mematikan yang digunakan oleh rezim tersebut serta proksinya seperti Hamas dan Hizbullah.[148] UEA mengatakan bahwa mereka telah mencegat "gelombang baru" rudal Iran dan bahwa "serpihan dari pencegatan tersebut" telah jatuh di Abu Dhabi dan Dubai, menyebabkan kerusakan pada Burj Al Arab.[149][150] Serangan di Bandara Internasional Kuwait menyebabkan beberapa korban luka yang belum diketahui secara pasti jumlahnya.[143] Di Bahrain pada malam hari, sebuah menara di kawasan permukiman dilaporkan terkena hantaman pesawat nirawak Iran.[144] Di Wilayah Kurdistan Irak, serangan udara Iran menargetkan infrastruktur yang menampung personel militer dan sipil AS, termasuk Bandara Internasional Erbil dan Konsulat Jenderal AS di Erbil. Namun, menurut laporan media setempat, sebagian besar rudal dan pesawat nirawak telah berhasil dicegat.[151]

Pada hari itu juga, Israel menyatakan bahwa mereka telah memulai gelombang serangan lain terhadap sistem pertahanan udara dan peluncur rudal Iran di wilayah tengah Iran.[152]

Deklarasi keadaan darurat di Israel

[sunting | sunting sumber]

Israel mendeklarasikan keadaan darurat berskala nasional, dengan menyatakan bahwa serangan ke Iran tersebut merupakan yang terbesar yang pernah dilancarkannya.[94][153] Israel Katz mengeluarkan pernyataan yang berbunyi, "Di bawah wewenang saya berdasarkan Bagian 9C(b)(1) dari Undang-Undang Pertahanan Sipil, 5711-1951, dan setelah meyakini bahwa terdapat kemungkinan besar terjadinya serangan terhadap penduduk sipil, saya dengan ini menyatakan keadaan khusus di garda depan dalam negeri di seluruh wilayah negara ini."[154] The New York Times menyatakan bahwa sekolah-sekolah dan tempat kerja di Israel juga akan ditutup dan pertemuan publik akan dibatalkan.[155] Di tengah pemadaman internet di Iran "hampir total" yang kembali terjadi, NetBlocks melaporkan bahwa konektivitas internet di Iran anjlok hingga 4% dari tingkat biasanya.[113][114][115]

Penutupan wilayah udara

[sunting | sunting sumber]

Wilayah udara Iran sebagian besar kosong dari pesawat sipil menyusul serangan tersebut karena negara-negara di kawasan itu menutup wilayah udaranya.[156][157] Bahrain, Irak, Israel, Kuwait, Qatar, Suriah, dan UEA menutup wilayah udara masing-masing setelah serangan tersebut, dengan sejumlah pesawat penumpang dialihkan ke tujuan lain.[158][6][159] Maskapai penerbangan internasional seperti Air India, Biman Bangladesh Airlines, British Airways, Cathay Pacific Airways, IndiGo, Lufthansa, Virgin Atlantic, dan Wizz Air menangguhkan layanan mereka ke Timur Tengah untuk berbagai jangka waktu mengingat konflik tersebut, begitu pula maskapai yang berbasis di kawasan tersebut, termasuk Kuwait Airways dan Qatar Airways.[160][161][162][163]

Penutupan Selat Hormuz

[sunting | sunting sumber]

Sebuah laporan Reuters mengutip seorang pejabat Operasi Aspides yang mengatakan bahwa IRGC telah menutup Selat Hormuz untuk pelayaran, berdasarkan intersepsi radio frekuensi sangat tinggi (VHF). Seorang pejabat UE melaporkan bahwa kapal-kapal telah menerima pesan yang menyatakan "tidak ada kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz".[164][165]

Pembunuhan Ayatollah Khamenei

[sunting | sunting sumber]

Sesaat sebelum tengah malam di Iran pada tanggal 28 Februari, seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan udara tersebut dan jasadnya telah dievakuasi serta diidentifikasi oleh sumber-sumber intelijen.[166] Lebih lanjut, Netanyahu telah menyatakan bahwa terdapat tanda-tanda Khamenei mungkin telah tewas,[167] meskipun kementerian luar negeri Iran membantah klaimnya.[168] Iran International juga mengeklaim bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan tersebut.[169] Menurut para pejabat Israel, jasad Khamenei ditemukan di balik reruntuhan.[170] Beberapa jam sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian masih hidup "sejauh yang saya tahu".[171] Sumber-sumber Iran kemudian mengisyaratkan bahwa ia sedang "memimpin di lapangan".[172] Sejumlah kantor berita Barat dan Iran, mengutip sumber-sumber pemerintah Israel, melaporkan bahwa Khamenei telah meninggal dunia.[173][174][175][176] Presiden Trump dan Perdana Menteri Netanyahu sama-sama mengindikasikan bahwa mereka meyakini ia telah tewas meskipun belum ada komentar resmi dari pihak Iran.[172] Trump kemudian menulis di Truth Social bahwa "Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam Sejarah, telah tewas […] Ia tidak mampu menghindari Intelijen kami dan Sistem Pelacakan kami yang Sangat Canggih."[177] Jika kematiannya terkonfirmasi, penilaian CIA menunjukkan bahwa seorang tokoh garis keras dari IRGC akan menggantikan Khamenei.[178] BBC News menyatakan bahwa Kantor Berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam, melaporkan bahwa putri, menantu laki-laki, cucu, dan menantu perempuan Khamenei, tewas dalam serangan tersebut. [179]

Pada tanggal 1 Maret dini hari, media pemerintah Iran mengumumkan bahwa Khamenei tewas. Negara tersebut menetapkan masa berkabung selama 40 hari.[180]

Militer dan Pejabat

[sunting | sunting sumber]

Reuters melaporkan beberapa komandan di IRGC mungkin telah tewas, namun belum dapat mengonfirmasi laporan ini.[181] Media tersebut kemudian melaporkan, mengutip sumber-sumber militer Israel dan regional, bahwa menteri pertahanan Aziz Nasirzadeh dan komandan IRGC Mohammad Pakpour kemungkinan tewas akibat serangan udara Israel.[182] Menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi mengakui namun meremehkan kerugian tersebut, dan menganggapnya "bukan masalah besar".[183] Iran International melaporkan bahwa kepala Dewan Pertahanan Ali Shamkhani telah tewas,[184] bersama dengan empat pejabat tinggi Kementerian Intelijen.[185] IDF kemudian menyatakan bahwa mereka telah mengonfirmasi kematian tujuh pemimpin keamanan Iran, termasuk Shamkhani, Nasirzadeh, dan Pakpour.[186] Pejabat senior tambahan yang diduga telah dikonfirmasi tewas adalah Salah Asadi, kepala intelijen untuk komando darurat Iran, Mohammad Shirazi, kepala kantor militer Ali Khamenei, kepala Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan (SPND) Hossein Jabal Amelian, dan mantan kepala SPND - Reza Mozaffari-Nia.[187]

Di Irak, dua anggota Pasukan Mobilisasi Populer tewas dan tiga terluka dalam sebuah serangan Israel.[188] Laporan selanjutnya dari The New York Times mengeklaim tiga orang tewas.[16]

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa mereka tidak menelan korban jiwa, mencatat bahwa kerusakan ringan pada fasilitasnya tidak mengganggu operasinya dan bahwa mereka telah menetralisir beberapa ratus serangan pesawat nirawak dan rudal Iran.[189]

CBS News melaporkan bahwa "seorang sumber intelijen dan sumber militer mengatakan kepada CBS News pada Sabtu malam [28 Februari 2026]" bahwa 40 pejabat Iran tewas dalam serangan tersebut tetapi mereka tidak "yakin apakah para pejabat tersebut berada di satu lokasi atau di beberapa lokasi". [190][191]

Pada sekitar pukul 17:30 CET di hari pertama serangan, dilaporkan oleh Bulan Sabit Merah bahwa 201 warga sipil tewas dan 747 lainnya terluka di Iran.[146]

Lebih banyak korban berjatuhan menyusul serangan balasan dari Iran. Serangan udara pertama Iran yang mengenai sasaran menghantam sebuah gedung di Israel, menyebabkan satu warga sipil Israel terluka.[192] Magen David Adom melaporkan bahwa serangan awal Iran menyebabkan 89 orang terluka, dengan tiga orang terluka secara langsung dan sisanya secara tidak langsung.[18] Hantaman langsung di Tel Aviv beberapa saat kemudian menewaskan seorang wanita dan melukai 20 lainnya, satu di antaranya luka parah.[19] Seorang pria di UEA tewas dalam serangan balasan Iran.[24][193] Empat orang tewas di Suriah akibat sebuah rudal Iran.[194] Selama serangan di area permukiman di Dubai, terdapat empat korban luka yang dilaporkan.[144] Dua pelajar tewas dalam sebuah serangan di Teheran.[23]

Serangan udara sekolah Minab

[sunting | sunting sumber]

Menurut sumber-sumber di pemerintah Iran, sebuah sekolah dasar perempuan terkena hantaman dalam serangan Israel dan Amerika di Minab.[195] Sejumlah laporan menyatakan bahwa 108 siswi tewas dan 92 lainnya terluka dalam serangan tersebut.[22] Seorang juru bicara kementerian luar negeri Iran menyebut serangan itu sebagai sebuah kejahatan.[196]

Pemerintah

[sunting | sunting sumber]

Kementerian Luar Negeri Iran bersumpah akan membalas seiring pasukan Iran yang menyerang pangkalan-pangkalan AS di seluruh kawasan Teluk Persia.[124][197] Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa negaranya menjadi sasaran "operasi udara brutal" yang dilakukan oleh AS dan Israel, dengan mengatakan: "Hal ini kembali terjadi selama perundingan, dan musuh membayangkan bahwa bangsa Iran yang tangguh akan tunduk pada tuntutan picik mereka melalui tindakan pengecut ini."[198] Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut serangan tersebut "sama sekali tidak beralasan, ilegal, dan tidak sah".[162]

Warga sipil

[sunting | sunting sumber]

Reaksi terhadap serangan di dalam wilayah Iran cukup beragam. The Daily Telegraph dan Iran International mengunggah video sejumlah orang di Iran yang merayakan serangan tersebut, dengan harapan bahwa hal itu akan mengakhiri rezim yang berkuasa.[199][200] Berbagai video memperlihatkan warga Iran tertawa dan merayakannya, sementara beberapa di antaranya meneriakkan "Kematian bagi Khamenei" dan "Kematian bagi Velayat".[201] Menurut berbagai laporan, kembang api suka cita dilaporkan terlihat di beberapa kota di Iran, sementara para mahasiswa meneriakkan "Saya cinta Trump".[202][203] Sementara itu, The New York Times, Reuters, Al Jazeera, dan Radio Free Europe/Radio Liberty memublikasikan foto-foto sejumlah warga Iran selama aksi unjuk rasa propemerintah yang mengibarkan bendera Republik Islam dan memegang potret Ali Khamenei sembari berdemonstrasi menentang serangan AS dan Israel.[204][205][206][207][208] Sebagian pihak menyalahkan rezim atas meletusnya perang tersebut, dan beberapa lainnya khawatir rezim tersebut akan bertahan.[209] Terdapat kepanikan di area-area yang terkena serangan.[207] Saat berita mengenai dugaan kematian Khamenei merebak, warga Iran mulai berhamburan ke jalan-jalan untuk merayakannya, sementara pasukan keamanan dikerahkan untuk mencegah pemberontakan di tengah pemadaman internet yang kembali terjadi.[210][211][115]

Diaspora dan oposisi

[sunting | sunting sumber]
👁 Image
Bendera Singa dan Matahari secara luas digunakan sebagai simbol oposisi terhadap pemerintah Islam yang berkuasa yang ingin digulingkan oleh serangan tersebut.[212]

Menyusul serangan udara Amerika-Israel di Iran, warga Iran yang tinggal di luar negeri menunjukkan dukungan untuk pergantian rezim di Iran. Aksi unjuk rasa perayaan diadakan di seluruh dunia oleh diaspora Iran, tempat warga Iran berkumpul sambil mengibarkan simbol-simbol anti-rezim, termasuk Bendera Singa dan Matahari.[213][214][215][216][217][218][219]

👁 Image
Pemimpin oposisi Iran di pengasingan, Reza Pahlavi, bersekutu dengan Israel dan Amerika Serikat, serta telah menyiapkan pemerintahan transisi yang siap mengambil alih kekuasaan jika Republik Islam digulingkan.[3][4]

Reza Pahlavi, putra mantan Syah Iran yang diasingkan dan menetap di AS, mendesak warga Iran di dalam negeri untuk bersiap melanjutkan unjuk rasa saat Republik Islam "runtuh", menyerukan militer dan pasukan keamanan untuk memihak rakyat daripada pemerintah yang berkuasa, serta menggambarkan tindakan AS terhadap Iran sebagai "intervensi kemanusiaan" seraya mendesak Trump untuk menghindari jatuhnya korban sipil.[220] Pahlavi menyiapkan pemerintahan transisi dan mengajukan Proyek Kemakmuran Iran, sebuah inisiatif yang berafiliasi dengan Persatuan Nasional untuk Demokrasi di Iran (NUFDI) yang berbasis di AS, yang menguraikan rencana untuk 180 hari pertama pemerintahan Iran menyusul potensi runtuhnya Republik Islam, termasuk langkah-langkah untuk stabilisasi ekonomi dan rekonstruksi kelembagaan.[4]

Maryam Rajavi, pemimpin Dewan Perlawanan Nasional Iran yang berbasis di Prancis–Albania, yang merupakan sayap politik dari organisasi IslamisMarxis Organisasi Mojahedin Rakyat Iran, mengumumkan pembentukan pemerintahan transisi tandingan dan menolak Republik Islam maupun Proyek Kemakmuran Iran.[221]

Amerika Serikat

[sunting | sunting sumber]

Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa militer AS telah memulai "operasi tempur besar-besaran" di Iran,[222] menggambarkannya sebagai "operasi besar-besaran dan berkelanjutan untuk mencegah kediktatoran radikal yang sangat jahat ini mengancam Amerika".[223] Dalam sebuah video yang diunggah ke Truth Social, ia menegaskan kembali bahwa "Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman yang ada di depan mata dari rezim Iran, sebuah kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat keras dan mengerikan", seraya menambahkan: "Selama 47 tahun, rezim Iran telah menyerukan Kematian bagi Amerika dan mengobarkan kampanye pertumpahan darah serta pembunuhan massal yang tak ada habisnya, menargetkan Amerika Serikat, pasukan kita, dan orang-orang tak berdosa di banyak sekali negara."[224]

Para anggota parlemen Amerika memberikan reaksi yang beragam. Senator Republik Lindsey Graham mendukung tindakan tersebut, bersama dengan anggota partainya yang lain, termasuk Senator John Thune, serta beberapa anggota Demokrat, termasuk Senator John Fetterman. Politisi Demokrat cenderung lebih menahan diri. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Jim Himes menyatakan, "Semua yang telah saya dengar dari Pemerintah sebelum dan sesudah serangan ke Iran ini mengonfirmasi bahwa ini adalah perang pilihan tanpa tujuan strategis akhir."[225] Senator Tim Kaine menyerukan pengawasan terhadap kekuasaan Trump untuk terlibat dalam perang tanpa dukungan Kongres, yang didukung oleh Senator Republik Rand Paul, Senator Demokrat Chuck Schumer, Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries,[225] dan Senator Demokrat Andy Kim.[226]

Gubernur California Gavin Newsom mengecam tindakan Donald Trump untuk mengebom Iran dan menuding bahwa Israel telah menarik Amerika Serikat masuk ke perang yang panjang.[227] Newsom menambahkan bahwa Israel adalah "semacam negara apartheid".[228]

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan tujuan dari serangan tersebut adalah untuk "menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran", dan menyatakan bahwa "tindakan bersama kita akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang pemberani untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri."[229] Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar mengatakan bahwa tindakan militer terhadap Iran sangat mendesak "meskipun terdapat risiko yang signifikan di dalamnya", dengan menambahkan bahwa "penundaan akan memungkinkan rezim Iran mencapai tingkat kekebalan bagi program nuklirnya, serta terlibat dalam produksi massal rudal balistik jarak jauh".[230]

Internasional

[sunting | sunting sumber]
section ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: Komentar yang tidak memiliki signifikansi sejarah tidak semestinya dicantumkan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Silakan kembangkan section ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Februari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
👁 Image
Reaksi terhadap Perang Iran 2026
Israel dan Amerika Serikat
Negara pendukung Israel dan Amerika Serikat
Negara yang mengutuk serangan Iran
Iran
Negara yang mengutuk serangan Israel dan Amerika Serikat
Negara yang mengecam kedua pihak
Negara yang memiliki reaksi campuran atau menyerukan perdamaian

Organisasi antarpemerintah

[sunting | sunting sumber]
  • 👁 Image
    Perserikatan Bangsa-Bangsa: Sekretaris Jenderal António Guterres mengecam serangan tersebut, dengan menyatakan bahwa "penggunaan kekerasan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta pembalasan selanjutnya oleh Iran di seluruh kawasan, merusak perdamaian dan keamanan internasional."[231]
  • 👁 Image
    Uni Eropa: Presiden Komisi Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Antonio Costa menyebut konflik tersebut "sangat mengkhawatirkan" dan mendesak untuk menahan diri.[73]
  • 👁 Image
    NATO: Seorang juru bicara aliansi tersebut menyatakan bahwa mereka memantau situasi dengan saksama, sementara seorang pejabat senior mengatakan kepada Stars and Stripes bahwa kewaspadaan pertahanan rudalnya telah ditingkatkan demi melindungi negara-negara anggotanya jika serangan Iran meluas.[232][233]
  • 👁 Image
    Albania: Perdana Menteri Edi Rama menyatakan dukungan Albania terhadap "Amerika Serikat dalam mendukung Israel secara militer hari ini di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump". Ia menambahkan bahwa "kami berdiri teguh bersama Israel dan bersama negara-negara Arab persaudaraan yang mengupayakan perdamaian", dan menyerukan kepada negara-negara Eropa untuk menetapkan Korps Garda Revolusi Islam sebagai organisasi teroris.[234]
  • 👁 Image
    Arab Saudi: Kementerian luar negeri mengecam apa yang disebutnya sebagai "serangan Iran yang pengecut dan terang-terangan" ke Riyadh dan Provinsi Timur, menyoroti bahwa serangan tersebut terjadi terlepas dari penutupan wilayah udaranya secara gamblang.[132] Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita resmi, Arab Saudi mengecam "agresi brutal Iran" terhadap sesama negara Arab yakni UEA, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania, dengan menyatakan bahwa hal itu merupakan "pelanggaran terang-terangan" terhadap kedaulatan mereka.[135][235] Arab Saudi mengeklaim telah mencegat semua serangan Iran yang ditujukan ke wilayahnya dan mengatakan bahwa mereka akan "mengambil semua langkah yang diperlukan" untuk mempertahankan diri, "termasuk opsi untuk merespons agresi".[133]
  • 👁 Image
    Argentina: Menteri Luar Negeri Pablo Quirno menyatakan dukungan Argentina terhadap AS dan Israel, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk "menetralisir ancaman"dan membawa "stabilitas dan keamanan internasional yang langgeng di kawasan tersebut", seraya menambahkan bahwa Argentina telah meningkatkan keamanan di seluruh penjuru negeri, khususnya di kedutaan Amerika dan Israel, serta pusat-pusat komunitas Yahudi.[236][237]
  • 👁 Image
    Austria: Kanselir Austria Christian Stocker menyatakan keprihatinannya atas keamanan warga sipil, yang ia sebut sebagai "prioritas utama". Lebih lanjut, ia mengecam program nuklir Iran dan menuntut untuk kembali ke jalur diplomasi.[238]
  • 👁 Image
    Australia: Perdana Menteri Anthony Albanese menyatakan dukungan atas tindakan AS terhadap Iran, dengan merujuk pada ancaman keamanan, memperingatkan adanya aksi balasan di Timur Tengah, dan memperbarui imbauan perjalanan bagi warga Australia.[239] Albanese juga menyatakan bahwa pemerintah "mendukung perjuangan rakyat Iran melawan rezim yang menindasnya".[240]
  • 👁 Image
    Azerbaijan: Dalam sebuah pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin dan kembali ke meja perundingan. Kementerian tersebut menekankan pentingnya menghormati kedaulatan, integritas teritorial, dan kemerdekaan semua negara sesuai dengan Piagam PBB.[241]
  • 👁 Image
    Bahrain: Bahrain mengecam serangan Iran terhadap markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS yang ditampungnya, menyebutnya sebagai "serangan pengkhianatan" dan "pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan keamanan kerajaan".[242]
  • 👁 Image
    Bangladesh: Kementerian Luar Negeri menyuarakan keprihatinan atas keselamatan warga Bangladesh di Timur Tengah, dan mendesak semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin, menghindari eskalasi lebih lanjut, dan segera mengupayakan langkah diplomatik untuk meredakan ketegangan. Mereka juga menekankan pentingnya menghormati kedaulatan masing-masing negara.[243]
  • 👁 Image
    Brasil: Kementerian Luar Negeri mengecam dan menyatakan "keprihatinan mendalam" atas serangan tersebut, mendesak semua pihak yang terlibat untuk "menghormati Hukum Internasional dan menahan diri semaksimal mungkin demi mencegah eskalasi permusuhan serta memastikan perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil".[244]
  • 👁 Image
    Britania Raya: Sebuah pernyataan dirilis oleh pemerintah Inggris yang menyatakan bahwa Inggris "tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut menjadi konflik regional yang lebih luas". Pemerintah juga menyatakan bahwa pihaknya telah memperkuat "kemampuan defensif" di kawasan tersebut dan bahwa dukungan konsuler telah ditawarkan kepada warga negara Inggris di kawasan itu.[245] Perdana Menteri Keir Starmer mengonfirmasi bahwa pesawat-pesawat Inggris "berada di udara" untuk tujuan defensif tetapi "tidak memainkan peran" dalam serangan Israel-AS, menyerukan Iran untuk menahan diri dari serangan lebih lanjut di seluruh Timur Tengah dan menghentikan "kekerasan dan penindasan yang mengerikan terhadap rakyat Iran".[246] Ia kemudian memimpin pertemuan darurat COBRA untuk membahas tanggapan Inggris.[247]
  • 👁 Image
    Chili: Pemerintah Chili mengecam "serangan terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama dengan Israel, serta tanggapan rezim Iran terhadap Israel dan negara-negara Teluk", menyuarakan keprihatinannya atas eskalasi militer di kawasan tersebut dan menyerukan penghentian kekerasan, sembari menegaskan kembali komitmennya terhadap nonproliferasi nuklir.[248][249] Presiden terpilih José Antonio Kast merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Chili harus bersekutu dengan negara-negara demokratis, menyuarakan keprihatinan atas jatuhnya korban sipil dalam serangan tersebut dan risiko dari program nuklir Iran. Kantor Kast juga mengecam tindakan Iran terhadap negara-negara tetangganya.[250]
  • 👁 Image
    Republik Ceko: Perdana Menteri Andrej Babiš menyatakan "program nuklir Iran yang tak terkendali dan dukungannya terhadap terorisme" sebagai bahaya bagi Republik Ceko dan seluruh Eropa, seraya menambahkan bahwa Republik Ceko berdiri bersama sekutu-sekutunya dan meyakini bahwa stabilitas dan perdamaian akan segera terwujud di kawasan tersebut.[251]
  • 👁 Image
    Filipina: Presiden Bongbong Marcos mengarahkan kementerian luar negeri dan pekerja migran untuk menerapkan langkah-langkah darurat dan memastikan keberadaan warga Filipina di Iran, Israel, serta wilayah Timur Tengah lainnya. Menteri Luar Negeri Tess Lazaro mendesak semua pihak untuk mengupayakan dialog, sementara kedutaan besar Filipina di Teheran dan Tel Aviv ditempatkan dalam siaga penuh dan mengimbau warga negaranya untuk tetap berada di dalam rumah serta mematuhi imbauan keselamatan.[252][253]
  • 👁 Image
    India: Kementerian Luar Negeri menyuarakan keprihatinannya dan meminta ketiga negara untuk melakukan gencatan senjata.[254] Kedutaan besar India memperingatkan warga negara India agar tidak bepergian ke Iran dan sebagian besar negara Timur Tengah serta mendesak mereka yang berada di dalam negara-negara tersebut untuk segera mencari tempat berlindung.[255] NORKA juga menyiapkan saluran bantuan bagi warga negara yang terjebak di seluruh negara terdampak.[256] Pihak oposisi Kongres Nasional India mengkritik dukungan diam-diam pemerintah India terhadap Israel sebelum dan selama konflik berlangsung.[257]
  • 👁 Image
    Indonesia: Kementerian luar negeri menyatakan "penyesalan" atas serangan Amerika dan Israel, namun tidak melontarkan kecaman. Presiden Prabowo Subianto menawarkan diri untuk terbang ke Teheran guna memediasi kedua belah pihak.[258] Karena agresi Amerika Serikat dan Israel ke Iran dan ketegangan di Timur Tengah, Indonesia menangguhkan keanggotaannya di Dewan Perdamaian walaupun tekanan domestik menuntut agar pemerintah Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian.[259]
  • 👁 Image
    Irlandia: Taoiseach (Perdana Menteri) Micheál Martin mengatakan bahwa ia sangat prihatin dengan perkembangan di Iran dan mendesak semua pihak untuk menahan diri, sejalan dengan prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional. Ia menyatakan bahwa perlindungan nyawa warga sipil di Iran, di Israel, dan di seluruh negara tetangga harus menjadi yang utama dalam upaya gencatan senjata.[260]
  • 👁 Image
    Jerman: Kanselir Friedrich Merz mengatakan bahwa ia telah diberitahu sebelumnya dan bahwa musyawarah sedang berlangsung dalam sebuah pernyataan bersama dengan Prancis dan Inggris.[49] Merz mengakui bahwa pemerintah Jerman sedang menghadapi dilema karena hukum internasional tidak secara efektif memberikan dampak jera terhadap rezim Iran.[261] Pada 1 Maret, Merz mengumumkan bahwa pemerintahan Iran secara resmi dicap sebagai "rezim teroris" dan menyatakan bahwa Jerman akan berdiri tegak bersama Amerika Serikat untuk mengakhiri "terorisme".[262][263]
  • 👁 Image
    Kanada: Perdana Menteri Mark Carney menuduh Iran sebagai "sumber utama ketidakstabilan dan teror di seluruh Timur Tengah", dan menyatakan dukungan atas operasi tersebut, seraya menekankan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.[264] Ia kemudian menyatakan bahwa ia "dengan menyesal mendukungnya karena konflik ini adalah sebuah contoh lain kegagalan tatanan internasional."[265]
  • 👁 Image
    Kuba: Presiden Miguel Díaz-Canel mengecam serangan AS dan Israel, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional. Díaz-Canel mengatakan bahwa serangan itu kembali membahayakan kemungkinan kesepakatan nuklir dengan Iran.[266]
  • 👁 Image
    Kuwait: Kuwait mengecam serangan Iran di wilayahnya sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap hukum internasional.[267]
  • 👁 Image
    Lebanon: Perdana Menteri Nawaf Salam mendesak untuk menahan diri menyusul serangan Israel ke Iran, dengan menekankan bahwa Lebanon tidak boleh terseret ke dalam perang regional yang lebih luas dan harus memprioritaskan keamanan serta stabilitasnya sendiri.[268][269][267]
  • 👁 Image
    Maroko: Kementerian luar negeri mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan balasan Iran ke beberapa negara Arab dan menegaskan kembali "solidaritas Maroko dengan negara-negara Arab persaudaraan dalam semua tindakan sah yang mereka ambil untuk merespons serangan ini dan melindungi keamanan mereka".[270]
  • 👁 Image
    Norwegia: Menteri Luar Negeri Espen Barth Eide mengatakan: "Serangan tersebut digambarkan oleh Israel sebagai serangan preventif, namun hal itu tidak sejalan dengan hukum internasional. Serangan preventif memerlukan ancaman yang segera terjadi di depan mata."[271]
  • 👁 Image
    Oman: Menteri Luar Negeri Badr Albusaidi menyatakan "kekecewaan" atas meletusnya kekerasan terlepas dari negosiasi Iran-Amerika Serikat 2026, mendesak Amerika Serikat untuk "tidak tersedot lebih jauh" ke dalam konflik tersebut, seraya menambahkan "ini bukan perang kalian."[242] Seorang juru bicara Menteri Luar Negeri mengecam serangan tersebut, menyebutnya sebagai agresi ilegal. Oman juga menyerukan diadakannya pertemuan Dewan Keamanan PBB.[272][144]
  • 👁 Image
    Pakistan: Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengecam serangan ke Iran dan mendesak penghentian eskalasi dengan segera.[273] Dar juga menyatakan bahwa ia telah mengingatkan Iran mengenai perjanjian pertahanan bersama dengan Arab Saudi yang ditandatangani pada September 2025.[274][275]
  • 👁 Image
    Prancis: Presiden Emmanuel Macron menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.[276] Pada 28 Februari 2026, Macron mengeluarkan pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang mengutuk serangan Iran terhadap negara-negara di kawasan tersebut.[277] Pada tanggal 3 Maret, Macron mengatakan bahwa Prancis "tidak dapat menyetujui" serangan yang dilakukan "di luar hukum internasional", dan mengatakan bahwa Iran memikul tanggung jawab utama, sambil juga mengumumkan pengiriman material ke Mediterania.[278] Pada tanggal 6 Maret, Macron mengutuk serangan Israel terhadap Lebanon setelah "serangan yang tidak dapat diterima" terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL selama serangan rudal terhadap Hizbullah yang didukung Iran.[279]
  • 👁 Image
    Qatar: Kementerian luar negeri Qatar mengecam keras Iran karena meluncurkan rudal ke wilayah Qatar, menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Qatar dan menegaskan kembali haknya untuk merespons.[267]
  • 👁 Image
    Rusia: Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel sebagai "langkah sembrono" dan "tindakan agresi bersenjata yang disengaja, terencana, dan tidak beralasan",[280] menuduh mereka telah mendorong kawasan tersebut ke dalam "bencana kemanusiaan, ekonomi, dan bahkan berpotensi radiologis".[281]
  • 👁 Image
    Selandia Baru: Perdana Menteri Christopher Luxon dan Menteri Luar Negeri Winston Peters dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan "Selandia Baru secara konsisten telah mengecam program Nuklir Iran, aktivitasnya yang mengganggu stabilitas di kawasan tersebut dan di tempat lain, serta penindasannya terhadap rakyatnya sendiri", mengakui bahwa serangan AS/Israel "dirancang untuk mencegah Iran agar tidak terus mengancam perdamaian dan keamanan internasional" dan menyerukan kelanjutan perundingan serta kepatuhan terhadap hukum internasional.[282]
  • 👁 Image
    Siprus Utara: Menteri Luar Negeri Tahsin Ertuğruloğlu menghimbau bahwa masyarakat Siprus Utara tidak panik karena Siprus Utara "tidak ada target militer dari negara manapun", tidak seperti Siprus.[283]
  • 👁 Image
    Spanyol: Perdana Menteri Pedro Sánchez menolak tindakan militer yang digunakan oleh Amerika Serikat dan Israel, dengan menyatakan bahwa hal itu menyebabkan tatanan internasional yang lebih bermusuhan. Ia juga menolak tindakan dari pemerintah Iran dan Garda Revolusi serta menyerukan deeskalasi dengan segera.[284]
  • 👁 Image
    Suriah: Kementerian luar negeri menyatakan "sangat mengecam serangan Iran" yang menargetkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania.[285]
  • 👁 Image
    Taiwan: Presiden Lai Ching-te menyatakan bahwa tim keamanan nasionalnya telah memberinya pengarahan mengenai situasi terkini, pemerintah memantau situasi dengan saksama, dan Taiwan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan warga negara Taiwan di kawasan tersebut, sembari menjaga kontak erat dengan sekutu-sekutu globalnya.[286][287]
  • 👁 Image
    Tiongkok: Kementerian luar negeri menyuarakan keprihatinan atas serangan Amerika dan Israel, menyerukan penghentian segera permusuhan terhadap Iran, dan untuk melanjutkan dialog. Pihaknya juga menekankan bahwa kedaulatan Iran harus dihormati.[288] Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengecam serangan tersebut.[289] Pada tanggal 1 Maret, Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa pembunuhan Khamenei adalah "pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan keamanan Iran", yang menginjak-injak tujuan dan prinsip Piagam PBB serta norma-norma dasar dalam hubungan internasional.[290] Tentara Pembebasan Rakyat merilis sebuah video pada tanggal 1 Maret, melalui akun "China Military Bugle" miliknya, yang menunjukkan latihan jet tempur yang dilakukan oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat. Dengan keterangan "Bersiap untuk Perang Kapan Saja", video tersebut mengkritik keras tindakan Amerika dan Israel terhadap Iran.[291]
  • 👁 Image
    Turki: Kementerian luar negeri menyerukan kepada semua pihak untuk mengakhiri kekerasan di kawasan tersebut.[73] Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengecam Israel karena memulai permusuhan dan Iran karena menyerang negara-negara Teluk.[292]
  • 👁 Image
    Ukraina: Presiden Volodymyr Zelenskyy mendukung serangan Israel-AS, dengan menyatakan bahwa "penting bagi Amerika Serikat untuk bertindak tegas. Kapan pun ada tekad Amerika, para penjahat global akan melemah. Pemahaman ini juga harus sampai kepada pihak Rusia", seraya menambahkan bahwa "pada akhirnya, kawasan Timur Tengah akan menjadi lebih aman dan lebih stabil."[280] Kementerian luar negeri Ukraina mengatakan bahwa "penyebab dari peristiwa saat ini justru adalah kekerasan dan impunitas rezim Iran, khususnya pembunuhan dan penindasan terhadap pengunjuk rasa damai, yang telah meluas secara khusus dalam beberapa bulan terakhir."[267]
  • 👁 Image
    Uni Emirat Arab: Kementerian pertahanan Emirat mengecam serangan Iran di wilayahnya dengan "istilah yang paling keras", menyebut serangan tersebut "eskalasi yang berbahaya dan tindakan pengecut yang mengancam keamanan serta keselamatan warga sipil", dan menyatakan bahwa pihaknya memiliki "hak penuh" untuk merespons.[267]
  • 👁 Image
    Venezuela: Kementerian Luar Negeri mengecam serangan terhadap Iran, menyebutnya sebagai eskalasi yang "berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya" di tengah pembicaraan diplomatik untuk mencapai kesepakatan nuklir. Venezuela juga mengecam serangan Iran terhadap negara-negara tetangganya sebagai "tidak pantas dan patut dikutuk" serta menyalahkan kurangnya dialog di kawasan tersebut sebagai penyebab peristiwa itu.[293][267]

Aktor non-negara

[sunting | sunting sumber]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenai 2026 Iran war.
  1. Dari kiri ke kanan: Trump; Menteri Luar Negeri, Marco Rubio; dan Kepala Staf, Susie Wiles. Ruang kendali Mar-a-Lago juga dihadiri oleh Ketua Kepala Staf Gabungan, Dan Caine. Ruang Situasi Gedung Putih, yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dan terhubung dengan Mar-a-Lago melalui panggilan konferensi, dihadiri oleh Direktur Intelijen Nasional, Tulsi Gabbard; Menteri Keuangan, Scott Bessent; dan Menteri Energi Chris Wright.
  2. Terutama di Teluk Persia dan Lebanon, dan Siprus (Akrotiri dan Dhekelia) serta Kaukasus selatan.
  3. Termasuk Diego Garcia.[2]
  4. Lihat bagian Diaspora dan oposisi; sebuah pemerintahan transisi telah disiapkan untuk mengambil alih kekuasaan jika Republik Islam digulingkan.[3][4]
  5. Ibrani: מִבְצַע שְׁאָגַת הָאֲרִי, romanized:Mivtsá She'agát Ha'arícode: he is deprecated
  6. Terkadang dimasukkan ke dalam "Poros Perlawanan".[61][62]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Mohamed, Edna; Marsi, Federica. "US and Israel attack Iran; explosions heard in Israel". Al Jazeera English. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  2. "Iran Targeted Diego Garcia Base With Ballistic Missiles". The Wall Street Journal (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-21.
  3. 1 2 3 "Inside an exiled prince's plan for regime change in Iran". Politico (dalam bahasa Inggris (Britania)). 13 January 2026. Diakses tanggal 25 January 2026.
  4. 1 2 3 "Emergency Phase Booklet – Iran Prosperity Project" (PDF). Persatuan Nasional untuk Demokrasi di Iran (NUFDI) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  5. "National Communication Centre: Multiple Missiles Detected and Successfully Intercepted in Bahraini Airspace". Bahrain News Agency. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  6. 1 2 Lehmann, Noam (28 Februari 2026). "Iraq shuttering airspace after US, Israel strike Iran". Times of Israel.
  7. "Jordan downs two ballistic missiles amid Iran escalation". Saudi Gazette. 28 Februari 2026.
  8. "Netanyahu says joint Israel-US operation seeks to change Iran's trajectory". Saudi Gazette (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  9. "Second wave of missiles targeting Qatar successfully intercepted, Ministry of Defence says". CNN. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  10. Walia, Gandharv (28 Februari 2026). "Will Qatar, UAE, Saudi Arabia, Kuwait, Jordan, Bahrain and other Gulf countries attack Iran now and was Tehran airstrikes successful? Full update on missile strikes in Gulf region". The Times of India.
  11. "Four people killed in Syria after an Iranian missile falls on building, state media reports". The Times of India. 28 Februari 2026.
  12. "UAE intercepts several Iranian missiles". Dubai Eye 103.8. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  13. Boucher, Harriette (28 Februari 2026). "British planes 'in the sky' after Iran strikes as UK joins defensive efforts, says Starmer". The Independent. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  14. 1 2 "Kurdistan Announces Safety, Supply and Power Measures as Missiles Intercepted Over Erbil". Kurdistan24. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  15. 1 2 "Bahrain says a missile attack targeted the US Navy's 5th Fleet headquarters in the island kingdom". WRAL-TV (dalam bahasa American English). Associated Press. Diakses tanggal 28 February 2026.
  16. 1 2 3 Solomon, Erika. "U.S. Attacks Iran as Trump Calls for Overthrow of Government". The New York Times.
  17. "During the first day of Operation "Roaring Lion," Magen David Adom teams were dispatched to dozens of scenes across Israel following various impact incidents. MDA EMTs and paramedics provided medical treatment and evacuated a total of 121 casualties to hospitals throughout the country, including: a woman in her fifties who was killed, 2 patients in moderate condition, and 119 patients in mild condition. Follow the instructions of the Home Front Command, which save lives. Continue to act responsibly and call MDA at the emergency number 101 for any medical need. MDA forces remain on high alert and are prepared to provide immediate medical response at any scene, with a wide deployment of ambulances, mobile intensive care units, emergency motorcycles, and MDA first responders. Thanks to MDA's 39,000 volunteers and employees who save lives across the country in both emergency situations and routine times. We also thank the hundreds of blood donors who arrived today at MDA donation sites and call on the public to come tomorrow and in the coming days to blood donation locations listed on the MDA website or by calling 03-5300400". Magen David Adom. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  18. 1 2 Fabian, Emanuel (28 Februari 2026). "Medics treat 89 people during Iranian strikes, most lightly hurt running for shelter". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  19. 1 2 "Woman killed, 20 injured in direct strike in Tel Aviv". Ynetglobal (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  20. "Two Iraqi Hashid Shaabi fighters killed in air strike south of Baghdad". Al Jazeera English.
  21. "US, Israel attack Iran live: Trump announces 'major combat operations'". Al Jazeera English.
  22. 1 2 Bozorgmehr, Najmeh (28 Februari 2026). "Strike on Iranian primary school kills 108, authorities say". Financial Times. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  23. 1 2 "Israel strikes two schools in Iran, killing more than 50 people". Al Jazeera English. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  24. 1 2 Da Silva, Chantal (28 Februari 2026). "1 dead in Abu Dhabi, UAE says, as states intercept Iranian missiles". NBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  25. "Dubai news live updates: Al Arab fire, Dubai airport incident confirmed as Iran attacks amid reports of Khamenei's death". Hindustan Times. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  26. "Following exchange of attacks between Israel and Iran | Five people, including child, killed in Al-Suwaidaa". The Syrian Observatory For Human Rights.
  27. 1 2 "Iran launches attacks across Middle East after US and Israel strikes on leadership sites". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  28. Freiberg, Nava (28 Februari 2026). "Kuwait says 3 soldiers injured by Iran missile strike". The Times of Israel. Diakses tanggal 1 Maret 2026.
  29. Tal Shalev (28 February 2026). "Israel names operation against Iran "Roaring Lion"". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  30. "Israel names operation against Iran 'Lion's Roar'". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  31. @DeptOfWar (28 February 2026). "Operation Epic Fury" (Tweet) via X.
  32. "Pentagon names Iran mission 'Operation Epic Fury'". Iran International. Diakses tanggal 28 February 2026.
  33. 1 2 3 Magid, Jacob (28 February 2026). "Trump indicates goal of Iran strikes is to topple regime; tells Iranian people: 'When we're finished, take over your government'". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  34. Fabian, Emanuel (28 February 2026). "Satellite image shows destruction of Khamenei's compound". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  35. "Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei killed in strikes, led theocratic regime for decades". CBS News. 28 February 2026.
  36. Boxerman, Aaron; Pager, Tyler; Fassihi, Farnaz; Bergman, Ronen; Pérez-Peña, Richard (28 February 2026). "Trump Says Khamenei, Iran's Supreme Leader, Is Dead: Live Updates". The New York Times.
  37. "Live - Iran's Supreme Leader Ali Khamenei killed in Saturday airstrikes". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  38. Burke, Jason (28 February 2026). "The rise and fall of Iran's ruthless and pragmatic Ayatollah Ali Khamenei". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN0261-3077. Diakses tanggal 28 February 2026.
  39. "Iran's Supreme Leader Ali Khamenei killed, senior Israeli official says". Reuters. 28 February 2026.
  40. "Iranian state TV announces death of Iran's Supreme Leader Ali Khamenei". Middle East Eye (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  41. "Live - Senior Khamenei adviser killed as conflict spirals further". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  42. 1 2 Boxerman, Aaron; Pager, Tyler; Fassihi, Farnaz; Bergman, Ronen (28 February 2026). "U.S.-Led Strike on Iran: Live Updates as Trump Calls for Government Overthrow". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  43. 1 2 3 Smoke seen in Bahrain, Qatar and Kuwait as Iran retaliates against strikes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026 via AP News.
  44. "Kurdistan Announces Safety, Supply and Power Measures as Missiles Intercepted Over Erbil". Kurdistan24 (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  45. Bennett, Tom (28 February 2026). "Iran says it has hit US base in Bahrain, as it launches strikes across region". BBC News. Diakses tanggal 28 February 2026.
  46. 1 2 "Iranian-backed Houthis say they'll resume attacks on Israel and on shipping routes". The Times of Israel (dalam bahasa American English). AP. 28 February 2026. ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  47. "إصابة 4 أشخاص في حادث بمطار دبي الدولي". Sky News Arabia.
  48. "إصابة 4 أشخاص إثر حادث في مطار دبي الدولي". FactJo.
  49. 1 2 "How the world has reacted to US and Israeli strikes on Iran". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  50. "Illegal U.S.-Israel Attacks Not Justifiable on Nonproliferation Grounds". Arms Control Association. 28 February 2026.
  51. 1 2 "Iran's Conflict With Israel and the United States". Council on Foreign Relations. Diakses tanggal 28 February 2026.
  52. 1 2 3 Ravid, Barak (14 February 2026). "U.S. and Iran set to hold second round of nuclear talks in Geneva". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Februari 2026.
  53. "Iran nuclear deal: Trump pulls US out in break with Europe allies". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 9 May 2018. Diakses tanggal 28 February 2026.
  54. "Trump tightens the screws on Iran's oil". Brookings (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 28 February 2026.
  55. Congressional Research Service. (6 April 2021). "Iran Sanctions". Federation of American Scientists website Retrieved 10 May 2021.
  56. Xe website. Retrieved 10 May 2021.
  57. Mecklin, John (19 February 2021). "Foreign commercial banks: The essential partner in future discussions of the Iran nuclear deal". Bulletin of the Atomic Scientists (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 9 November 2024.
  58. Sharafedin, Bozorgmehr (8 May 2019). "Iran rolls back pledges under nuclear pact abandoned by Washington". Reuters. Diakses tanggal 8 May 2019.
  59. "Iran sanctions are unjust and harmful, says UN expert warning against generalised economic war". OHCHR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  60. "In-Depth | Iran's raging protests expose its economic pressures". Moneycontrol (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 9 March 2025. Diakses tanggal 28 February 2026.
  61. "Flexible Resistance: How Hezbollah and Hamas Are Mending Ties". Carnegie Endowment for International Peace (dalam bahasa Inggris). 2018-07-11. Diakses tanggal 2026-02-08.
  62. "What links Hamas to the 'Axis of Resistance' and Iran as its patron?". The Irish Times (dalam bahasa Inggris). 2023-10-10. Diakses tanggal 2026-02-08.
  63. "Iranian regime rallies supporters in bid to quell unrest". Le Monde (dalam bahasa Inggris). 13 January 2026. Diakses tanggal 25 January 2026.
  64. Mostafa Salem; Jomana Karadsheh; Sarah Dean; Florence Davey-Attlee; Adam Pourahmadi (23 January 2026). "The night Iran went dark: Witness accounts and video reveal violence inflicted during Iran's internet blackout". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 January 2026.
  65. "Iran anti-government student protests spread to more universities". BBC. 23 February 2026.
  66. Serjoie, Kay Armin; Saberi, Roxana; Jamalpour, Fatemeh (25 January 2026). "Iran Protest Death Toll Could Top 30,000: Local Officials". Time (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 25 January 2026. Diakses tanggal 25 January 2026.
  67. "Iranians grieve defiantly for thousands killed in last month's crackdown". Associated Press News (dalam bahasa Inggris). 19 February 2026. Diakses tanggal 27 February 2026.
  68. Ansari, Ali (14 January 2026). "How much longer can Iran's Islamic Republic survive?". New Statesman. Diakses tanggal 19 January 2026.
  69. Elwelly, Elwely; Erickson, Bo (14 January 2026). "Trump urges Iranians to keep protesting, saying 'help is on its way'". Reuters.
  70. Wintour, Patrick (24 January 2026). "Trump says US 'armada' heading to Middle East as Iran death toll put above 5,000". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN0261-3077. Diakses tanggal 25 January 2026.
  71. "Live updates: U.S. and Israel launch attack on Iran as Trump calls for regime change". The Washington Post (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0190-8286. Diakses tanggal 28 February 2026.
  72. Sanger, David E.; Pager, Tyler; Fassihi, Farnaz (28 January 2026). "Trump Threatens Iran with 'Massive Armada' and Presses a Set of Demands". The New York Times.
  73. 1 2 3 4 "World reacts to US, Israel attack on Iran, Tehran retaliation". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  74. Paraskova, Tsvetana (26 Februari 2026). "Iran Rushes to Ship Oil Ahead of Possible U.S. Strike". OilPrice.com (dalam bahasa Inggris).
  75. 1 2 "Peace 'within reach' as Iran agrees no nuclear material stockpile: Oman FM". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris).
  76. Brennan, Margaret; Walsh, Joe (27 February 2026). "U.S.-Iran deal is 'within our reach,' Omani mediator says". CBS News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  77. Sabbagh, Dan (13 February 2026). "Trump sends second aircraft carrier to Middle East in effort to increase pressure on Iran". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN0261-3077. Diakses tanggal 14 Februari 2026.
  78. Gambrell, Jon (11 February 2026). "Iran commemorates 1979 revolution as nation is squeezed by anger over crackdown and tensions with US". Associated Press News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Februari 2026.
  79. "Trump: Iran regime change 'would be the best thing to ever happen'". BBC (dalam bahasa Inggris (Britania)). 14 February 2026. Diakses tanggal 14 Februari 2026.
  80. Stewart, Phil; Ali, Idrees (14 February 2026). "Exclusive: US military preparing for potentially weeks-long Iran operations". Reuters.
  81. "Donald Trump condemns Iran's 'sinister' nuclear ambitions in State of the Union". Financial Times. 24 February 2026.
  82. Harriette Boucher (28 February 2026). "'Gang of Eight' was briefed on Iran attack by Trump admin before strikes". The Independent.
  83. Mazzetti, Mark; Wong, Edward; Barnes, Julian E. (26 February 2025). "In Trump's Case for War, a Series of False or Unproven Claims". The New York Times. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  84. Sanger, David E. (28 February 2025). "For Trump, the Iran Attack Is the Ultimate War of Choice". The New York Times. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  85. Noah Robertson (3 July 2025). "US strikes set back Iran's nuclear program up to 2 years, DOD says". Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  86. Murphy, Francois (27 February 2026). "IAEA report says Iran must allow inspections, points at Isfahan". Reuters. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  87. "IAEA says Iran stored highly enriched uranium at underground Isfahan site". Iran International (dalam bahasa Inggris). 27 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  88. "What we know about the US-Israeli attack on Iran and Tehran's retaliation". CNN (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  89. 1 2 3 Jake Epstein (28 February 2026). "Here are the weapons America used to strike Iran — and shield against retaliation". Business Insider. Diakses tanggal 28 February 2026.
  90. "UPDATED: U.S., Israel Launch Strikes Against Iran, Tehran Retaliates Across Region". USNI. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  91. "Israel Launches 'Preemptive Strike' On Iran; Explosions Reported In Tehran". Free Press Journal (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  92. "Explosions rock Tehran as Israel launches 'preventive attack' on Iran". India Today (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  93. Cooper, Helene; Schmitt, Eric (28 February 2026). "Initial Focus of U.S. Strikes in Iran Is Military Targets". The New York Times. Diakses tanggal 28 February 2026.
  94. 1 2 3 Liebermann, Oren (28 February 2026). "Israel launches strike against Iran, declares state of emergency across country". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  95. "Update from Erica Solomon and Farnaz Fassihi". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  96. Salem, Mostafa; Pourahmadi, Adam (28 February 2026). "Explosions were heard near Iran's Supreme Leader's residence and office". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  97. Shalev, Tal (28 February 2026). "Attack coordinated with the United States, Israeli source tells CNN". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  98. Fabian, Emanuel (28 February 2026). "IDF says 200 jets involved in Air Force's largest-ever attack sortie". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  99. Ben Kimon, Elisha (28 February 2026). "Air Force Commander: 'We Can Say We Started Off on the Right Foot'". Ynetglobal (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  100. "מפקד חיל האוויר לאחר המטס ההיסטורי: "פתחנו ברגל ימין"". Arutz Sheva (dalam bahasa Ibrani). Diakses tanggal 28 February 2026.
  101. Mohamed, Edna; Marsi, Federica. "Israel Attacks Iran". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  102. Waldenberg, Samantha (28 February 2026). "US Ambassador to Israel encourages US citizens to take "immediate action" at sound of sirens". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  103. Liptak, Kevin (28 February 2026). "Trump warns US lives may be lost in mission in Iran". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  104. Yosef, Eugenia (28 February 2026). "Israeli hospitals shift underground as Health Ministry orders highest readiness level". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  105. 1 2 3 "Live – Israel and US launch strikes on Iran as Tehran prepares retaliation". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  106. "Update from Eric Schmitt". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  107. "Iran crisis live: Explosions in Tehran as Israel announces strike". Reuters. 28 February 2026.
  108. "Israel says months of planning led to surprise Iran strikes". Iran International. Volant Media UK Ltd. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  109. "Update from Erika Solomon". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  110. Lendon, Brad (28 February 2026). "Strikes reported in multiple Iranian cities, state media says". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  111. "US, Israel launch attack on Iran, explosions across Tehran <--Not duplicate citation-->". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  112. Edna Mohamed; Federica Marsi. "Israel Attacks Iran; US Official Says US Took Part in Strikes". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  113. 1 2 3 4 "US and Israel launch attack on Iran, as Trump says 'major combat operations' under way". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  114. 1 2 "NetBlocks (@netblocks@mastodon.social)". Mastodon. 28 February 2026.
  115. 1 2 3 "نت‌بلاکس از خاموشی اینترنت در ایران خبر داد". Iran International. 28 February 2026.
  116. "Israeli TV report, citing unnamed Israeli sources: Growing indications that Khamenei killed". The Times of Israel (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  117. "Iran's Supreme Leader Ali Khamenei killed, senior Israeli official says | Reuters". Reuters.
  118. 1 2 Siddiqui, Usaid; Varshalomidze, Tamila; Mohamed, Edna; Marsi, Federica. "US and Israel Attack Iran; Tehran Fires Back, Explosions Across Region". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  119. "Senior Revolutionary Guards commanders killed in US-Israel strikes – Reuters". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  120. Shalev, Tal (28 February 2026). "Timing of US-Israel attack on Iran bears symbolic meaning in Judaism". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  121. "Trump announces "major combat operations" in Iran. Watch the full video and read his statement". CBS News. Diakses tanggal 28 February 2026.
  122. "Explosions rock northern Israel as the country works to intercept incoming Iranian missiles". Longmont Times-Call (dalam bahasa American English). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  123. "Netanyahu says Israel, US launched strikes to 'remove the existential threat' posed by Iran". The Times of Israel (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  124. 1 2 "Iran targets US bases across Persian Gulf states, IRGC-aligned outlet says". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  125. Lehmann, Noam (28 February 2026). "Bahrain: Sirens activated as Iran targets US bases". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  126. Yee, Isaac; Rebane, Teele (28 February 2026). "Videos show smoke rising near US Navy facility in Bahrain". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  127. "Explosions reported in Kuwait and UAE". Armenia News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  128. "Drone attacks targets Kuwait international airport". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  129. "Kuwait summons Iran envoy after missile, drone attacks". www.iranintl.com (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  130. "'Significant damage' to runway at Kuwait base hosting Italian troops: Italy". Al Arabiya. Diakses tanggal 28 February 2026.
  131. Salem, Mostafa (28 February 2026). "Iran's IRGC targeted four US bases in the Middle East, Iranian media reports". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  132. 1 2 "Update from Ismaeel Naar". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  133. 1 2 "Update from Edward Wong". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  134. Salem, Mostafa (28 February 2026). "One person killed in UAE after Iranian strikes". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  135. 1 2 3 Abdi Latif Dahir (28 February 2026). "Iran Hits Back Across the Mideast, Targeting U.S. Bases and Allies". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  136. "Watch: Scattered fires, damage seen across Israel as Iran retaliates". Al Jazeera English. 1 March 2026.
  137. "Jordan's military says it has downed two ballistic missiles targeting the country". Market Screener (dalam bahasa American English). Reuters. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  138. "Air defense systems intercepted two ballistic missiles targeting Jordanian territory — JAF". The Jordan Times. 28 February 2026.
  139. "Iran launches attacks across Middle East after US and Israel strikes on leadership sites". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  140. "Update from Rawan Sheikh Ahmad". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  141. "Report: At least four killed in Iranian missile strike in As-Suwayda, Syria". Ynet. 28 February 2026.
  142. "سوريا: 4 قتلى في السويداء إثر سقوط صاروخ إيراني". العربية [Al Arabiya] (dalam bahasa Arab). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  143. 1 2 "Iran latest: US launches 'major combat operations' against regime - as multiple Middle East cities struck during retaliation". Sky News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  144. 1 2 3 4 Mohamed, Edna; Marsi, Federica; Siddiqui, Usaid; Adler, Nils; Stepansky, Joseph; Pietromarchi, Virginia (28 February 2026). "US, Israel attack Iran live: Trump announces 'major combat operations'". Al Jazeera English. Diakses tanggal 28 February 2026.
  145. Blackburn, Gavin; Fisayo-Bambi, Jerry (28 February 2026). "Euronews journalists in Dubai report explosions and apparent missile strike on residential area". Euronews. Diakses tanggal 28 February 2026.
  146. 1 2 Nicastro, Andrea (28 February 2026). "Iran, le ultime notizie in diretta | Attacco di Usa e Israele: «Probabile che Khamenei sia morto». Teheran risponde: raffiche di missili su Israele e sulle basi Usa nel Golfo. Poi un sms: «Lasciate la capitale»". Corriere della Sera (dalam bahasa Italian). Diakses tanggal 28 February 2026. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  147. "Iranian Shahed-136 drone strike reported near Burj Khalifa, smoke plumes captured on video | Watch". Moneycontrol. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  148. "Video Shows Iranian Shahed Drone Striking Dubai, Huge Explosion". 2026.
  149. "Update from Ismaeel Naar". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  150. El Masaiti, Amira (28 February 2026). "Dubai authorities say drone debris causes fire at Burj Al Arab Hotel". HESPRESS English - Morocco News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 1 March 2026.
  151. 1 2 "Drones Shot Down Over Erbil Near U.S. Consulate as Iran-Israel Conflict Expands to Iraqi Kurdistan". Kurdistan24 (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  152. "Update from Aaron Boxerman". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  153. "Israeli army says air raids on Iran largest ever in air forces history". LBCIV7 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  154. "Israel Begins Attacks on Iran, Explosions Reported in Tehran Amid Preemptive Strike Declaration". Kurdistan24 (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  155. Boxerman, Aaron; Fassihi, Farnaz; Bergman, Ronen; Cooper, Helene (28 February 2026). "U.S. and Israel Strike Iran: Live Updates". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 February 2026.
  156. "Iran's skies empty after strikes as regional states close airspace". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  157. "Iran Shutters Airspace After Israel Strikes, Trackers Show Planes Rerouting". NDTV World. 28 February 2026.
  158. Yosef, Eugenia (28 February 2026). "Israel closes airspace after strikes on Iran". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  159. "Syria shutters airspace". The Times of Israel (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 February 2026.
  160. "Iran-Israel war: Air India, IndiGo and multiple other airlines suspend flights. Check full list". The Economic Times. 28 February 2026. ISSN0013-0389. Diakses tanggal 28 February 2026.
  161. "Biman suspends Middle East flights amid conflict". Prothom Alo. 28 February 2026.
  162. 1 2 Khalil, Hafsa; Gritten, David (28 February 2026). "What we know about the joint US-Israel attack on Iran". BBC (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 28 February 2026.
  163. Maccioni, Frederico; Plucinska, Joanna (28 February 2026). "Travel in chaos as airlines cancel flights after US, Israel strikes on Iran". Reuters.
  164. "IRGC says 'no ship allowed to pass Strait of Hormuz', according to EU official". Middle East Eye. Diakses tanggal 28 February 2026.
  165. "'No ship allowed to pass Strait of Hormuz,' Iran warns vessels – Reuters". Iran International. Volant Media UK Ltd. Diakses tanggal 28 February 2026.
  166. Stewart, Phil; Hafezi, Parisa; Rose, Emily; Mills, Andrew (28 February 2026). "Iranian leader Khamenei killed in strikes, Israel says". Reuters. Diakses tanggal 28 February 2026.
  167. "Netanyahu says there are signs Khamenei was killed in Israeli attacks". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  168. "Iran foreign ministry says several military commanders killed in airstrikes". Iran International. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  169. "Iran's Supreme Leader Ali Khamenei is dead". www.iranintl.com (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  170. "Iran's supreme leader found dead in rubble, says Israel". The Telegraph. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  171. Rahman, Rema (28 February 2026). "Iranian president, supreme leader believed to be alive after US attack".
  172. 1 2 Milisic, Nils Adler,Joseph Stepansky,Alma. "Israel Claims Iran's Kamenei Killed, Iran Denies, Attacks Continue". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  173. "Iran's Supreme Leader Ali Khamenei is dead". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  174. "Live: Khamenei's body has been found and he is confirmed dead, Israeli official says". Reuters. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  175. Lotz, Barak Ravid (28 February 2026). "Israel says Iran supreme leader Khamenei is dead". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  176. "Israel's Netanyahu says 'signs' point to Khamenei being dead". Deutsche Welle (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  177. Fassihi, Farnaz (28 February 2026). "Who Could Take Over for Ayatollah Ali Khamenei?". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 1 March 2026.
  178. Banco, Erin (28 February 2026). "Exclusive: Prior to Iran, CIA assessed". Reuters.
  179. Habibiazad, Ghoncheh (2026-03-01). "Khamenei's daughter and grandchild killed in attacks, state media says". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-03-01.
  180. "Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei is dead, state media says". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2026-03-01. Diakses tanggal 2026-03-01.
  181. "US and Israel launch strikes on Iran, targeting its leadership". Reuters. 28 Februari 2026.
  182. "Iran defence minister, Guards commander killed in Israeli attacks, three sources say". Reuters. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  183. "Iran's FM says loss of commanders 'not such a big problem'". Iran International. Volant Media UK Ltd. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  184. "Iran Defense Council Secretary Ali Shamkhani killed". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  185. "Four senior intelligence ministry officials killed in airstrikes on Iran". Iran International. Volant Media UK Ltd. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  186. "IDF confirms killing top Iranian leaders, including top defense official Ali Shamkhani". The Times of Israel (dalam bahasa American English). 28 Februari 2026. ISSN0040-7909. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  187. "Live - Iran's Supreme Leader Ali Khamenei killed in Saturday airstrikes". www.iranintl.com (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  188. "Two killed in Israeli strike on PMF base in Iraq". Shafaq News (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  189. "US military says 'minimal' damage but no casualties from Iranian attacks". Al Jazeera English. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  190. LaPorta, James (2026-02-28). "About 40 Iranian officials killed in strikes, sources say". CBS News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-01.
  191. "CBS reports 40 Iranian officials killed in strikes". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2026-03-01. Diakses tanggal 2026-03-01.
  192. "Five pupils reported killed in Iran, man injured in Israel as war starts". Premium Times (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 Februari 2026. ISSN2360-7688. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  193. Ali, Taz; Ratcliffe, Rebecca. "US and Israel attack Iran as Trump says 'major combat operations' under way – live". The Guardian.
  194. "Four people killed in Syria after an Iranian missile falls on building, state media reports". Reuters. 28 Februari 2026.
  195. "Over 50 killed in strike on girls' elementary school in Iran". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  196. "بقائی: حمله به دانش‌آموزان مدرسه در میناب یک جنایت آشکار است". www.irna.ir. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  197. "Iran decries attacks, vows response as it appeals to Security Council". Iran International. 28 February 2026.
  198. Marsi, Federica; Mohamed, Edna. "US, Israel launch attack on Iran, explosions across Tehran". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  199. Madadi, Afshin (28 February 2026). "Iranians cheer US strikes in street". The Daily Telegraph. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  200. "مردم فریاد «مرگ بر خامنه‌ای» سر دادند". Iran International (dalam bahasa Persia). 28 February 2026.
  201. "دانش‌آموزان دختر یک مدرسه در تهران: «مرگ بر این ولایت»". Iran International (dalam bahasa Persia). 28 February 2026.
  202. "Watch Video: Celebrations and fireworks seen after report of Khamenei's dead body being found". Business Upturn (dalam bahasa American English). 1 March 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  203. "Iranian students cheer US strikes, chant 'I love Trump'". www.iranintl.com (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  204. Boxerman, Aaron; Pager, Tyler; Fassihi, Farnaz; Bergman, Ronen (28 February 2026). "Iran Live Updates: Trump Calls for Overthrow of Tehran's Government After Strikes". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  205. "Gas Lines, Protests, And Heavy Traffic In Tehran After US And Israeli Strikes". RadioFreeEurope/RadioLiberty (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026.
  206. "Photos: Anti-US protest in Tehran". Al Jazeera English. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  207. 1 2 "Streets empty and shops close as US strikes confirm Iranian fears". France24. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  208. "Video: Iranians laugh as they witness airstrikes". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  209. "Panic in the streets, but relief for some: The mood in Iran". BBC. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  210. https://www.iranintl.com/en/202602287569
  211. https://www.iranintl.com/fa/202602280827
  212. "Why Are Iranian Protesters Using the Prerevolution Lion and Sun Flag?". Ensiklopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). 12 Januari 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Januari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  213. Petz, Sarah (28 Februari 2026). "Rallies calling for a regime change in Iran are being held around the world". CBC News. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  214. "Iranians at The Hague celebrate US, Israeli air strikes". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  215. "Iranians in Strasbourg cheer US-Israeli strikes with protest song". Iran International. 28 Februari 2026.
  216. "شادی و رقص در هامبورگ پس از حمله به جمهوری اسلامی" [Joy and dancing in Hamburg after the attack on the Islamic Republic]. Iran International (dalam bahasa Persia). 28 Februari 2026.
  217. "Iranians in Switzerland rally against the Islamic Republic". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  218. "Rally in Sweden calls for 'regime change in Iran". Iran International (dalam bahasa Inggris). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  219. "'War is no good, but I'm happy': Iranian diaspora jubilant as regime attacked, see difficult days ahead". The Times of Israel. 28 Februari 2026.
  220. "Prince Pahlavi calls on Iranians to get ready to return to streets". Iran International. 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  221. "Announcement of provisional government by the National Council of Resistance of Iran". People's Mojahedin Organization of Iran (dalam bahasa American English). 28 Februari 2026. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  222. Pager, Tyler (28 February 2026). "Update from Tyler Pager". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  223. Liptak, Kevin (28 February 2026). "Trump says military campaign is "massive and ongoing"". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  224. Liptak, Kevin (28 February 2026). "Trump confirms in video message that military campaign in Iran has begun". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  225. 1 2 Khan, Mariam; O'Brien, Jay; Peller, Lauren; Liddy, Tom (28 February 2026). "'Serious moment': Reactions pour in from Congress after Trump strikes Iran". ABC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  226. Marquez, Alexandra (28 February 2026). "Democratic Sen. Andy Kim calls on Congress to return to Washington and vote on war powers resolution". NBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  227. Isaac-Devere, Edward (4 March 2026). "Newsom ramps up his criticism of Israel, accuses Netanyahu of leading Trump into war with Iran". CNN. Diakses tanggal 5 March 2026.
  228. Isaac-Devere, Edward (4 March 2026). "Newsom ramps up his criticism of Israel, accuses Netanyahu of leading Trump into war with Iran". CNN. Diakses tanggal 5 March 2026.
  229. Estrin, Daniel (28 February 2026). "U.S. and Israel strike Iran in operation 'Epic Fury.' Trump calls for regime overthrow". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  230. "Update from Johnatan Reiss". The New York Times (dalam bahasa American English). 28 February 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  231. Alsharif, Mirna (28 February 2026). "U.N. secretary-general condemns military escalation in Iran". NBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  232. Korte, Lara; Renfroe, Shannon (28 February 2026). "Counterstrikes continue at US Navy base in Bahrain; residential buildings off base attacked". Stars and Stripes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  233. Bayer, Lily (28 February 2026). "NATO closely following developments in Iran, spokesperson says". Reuters. Diakses tanggal 28 Februari 2026.
  234. "Sulmet e SHBA dhe Izraelit në Iran: Rama, Garda Revolucionare Iraniane të shpallet organizatë terroriste". Gazeta Tema. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  235. "Saudi condemns 'Iranian aggression' against UAE, Bahrain, Qatar, Kuwait, Jordan". Business Recorder (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  236. "Milei respaldó el ataque de Estados Unidos e Israel a Irán y elevó el nivel de seguridad en el país". Página 12 (dalam bahasa Spanyol). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  237. "Milei refuerza su alineamiento con Estados Unidos e Israel y respalda la ofensiva contra Irán". El Diario Argentina (dalam bahasa Spanyol). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  238. "Angriffe in Nahost sorgen international für Beunruhigung". unsertirol24.com (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 28 February 2026.
  239. "Albanese says Australia supports US action against Iran and stands with the Iranian people's 'struggle against oppression'". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). 28 February 2026. ISSN0261-3077. Diakses tanggal 28 February 2026.
  240. "Press conference - Sydney | Prime Minister of Australia". www.pm.gov.au (dalam bahasa Inggris). 1 March 2026. Diakses tanggal 2 March 2026.
  241. "No:053/26, Statement on regional military escalation". Ministry of Foreign Affairs of Azerbaijan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  242. 1 2 "Multiple Arab states that host US assets targeted in Iran retaliation". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  243. "Dhaka deeply concerned over safety of Bangladeshis in Middle East". United News of Bangladesh (dalam bahasa English). Diakses tanggal 28 February 2026. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  244. "Press Release N. 66: United States and Israeli Attacks on Iran". Ministério das Relações Exteriores (Press release). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  245. Beale, Jonathan (28 February 2026). "'We do not want to see wider regional conflict' – UK government". BBC News. Diakses tanggal 28 February 2026.
  246. Edwards, Christian (28 February 2026). "British planes "in the sky" in Middle East, says Starmer". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  247. Sabbagh, Dan (28 February 2026). "Starmer chairs Cobra meeting after strikes by US and Israel on Iran". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN0261-3077. Diakses tanggal 28 February 2026.
  248. Cancillería de Chile (28 February 2026). "Chile expresa su preocupación por escalada militar en Medio Oriente" [Chile expresses its concern regarding the military escalation in the Middle East]. Ministerio de Relaciones Exteriores (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 28 February 2026.
  249. Michel Nahas Miranda (28 February 2026). "Chile condena ataques de EE.UU. e Israel contra Irán y llama a detener la escalada militar en Medio Oriente" [Chile condemns the US and Israeli attacks against Iran and calls for an end to the military escalation in the Middle East]. CNN Chile (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 28 February 2026.
  250. Sepúlveda, Arnaldo (28 February 2026). ""Chile debe ser aliado de las naciones que promueven la libertad": La respuesta de la oficina de Kast por conflicto en Irán". Meganoticias (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 28 February 2026.
  251. Andrej Babiš [@AndrejBabis] (28 February 2026). "Nekontrolovatelný íránský jaderný program a podpora terorismu jsou nebezpečím i pro nás a celou Evropu. Česká republika proto stojí za našimi spojenci a věřím, že v regionu brzy nastane stabilita a mír" (Tweet) (dalam bahasa cz). Diakses tanggal 28 February 2026 via X. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  252. Kabagani, Lade Jean (28 February 2026). "Marcos orders full alert for Filipinos as Iran-Israel tensions escalate". Daily Tribune. Diakses tanggal 28 February 2026.
  253. Del Callar, Michaela (28 February 2026). "Pinoys in Israel told: Prepare to seek shelter amid US-Israel attack on Iran". GMA News Online. Diakses tanggal 28 February 2026.
  254. "Exercise restraint, prioritise civilians: India urges de-escalation in Middle East". India Today (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  255. "'Remain near shelters, avoid non-essential travel': India warns citizens in Israel after Tehran attack". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  256. "NORKA sets up helpdesk for Kerala people in Iran, Israel". The Tribune (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  257. "'Moral cowardice': PM Modi's Israel visit under fire as US-Israel launch strikes on Iran". Hindustan Times (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  258. "Indonesia's Prabowo 'Ready' to Fly to Tehran as Mediator". Jakarta Globe. Diakses tanggal 28 February 2026.
  259. Asmara, Chandra (4 March 2026). "Indonesia Says Board of Peace Talks Paused as Iran Crisis Rises". Bloomberg L.P.
  260. Ali, Taz; Mackay, Hamish; Ratcliffe, Rebecca (28 February 2026). "Iran launches retaliatory strikes across the Middle East after US and Israel attack – live". The Guardian.
  261. "Merz accepts a harder world on Iran". Euractiv. 1 March 2026.
  262. Psaropoulos, John (4 March 2026). "After Iran's warning, Europe fails to unite on war launched by US, Israel". Al Jazeera.
  263. "Merz supported US and Israeli actions against Iran, calling its regime terrorist". Ukrainian National News (UNN). 2 March 2026.
  264. "Statement by Prime Minister Carney and Minister Anand on the situation in the Middle East". Prime Minister of Canada (dalam bahasa Inggris). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  265. "Update from Ian Austen". The New York Times (dalam bahasa American English). 3 March 2026. ISSN0362-4331. Diakses tanggal 3 March 2026.
  266. "Venezuela y Cuba condenan la ofensiva de EEUU e Israel contra Irán en medio de las conversaciones nucleares". Notimérica (dalam bahasa Spanyol). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  267. 1 2 3 4 5 6 "World reacts to US, Israel attack on Iran, Tehran retaliation". Al Jazeera English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  268. "Lebanon PM says Beirut won't let anyone drag country into war". Apa.az (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  269. "PM Nawaf Salam calls for unity, warns against escalation". LBCIV7 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  270. El Masaiti, Amira (28 February 2026). "Morocco condemns abject Iranian attack "violating brotherly Arab States' integrity, security"". Hespress (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 28 February 2026.
  271. "World reacts to US, Israel attack on Iran, Tehran retaliation". Al Jazeera English. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  272. "Oman voices profound concern and condemns escalation following US airstrikes on Iran". Foreign Ministry of the Sultanate of Oman. Diakses tanggal 28 February 2026.
  273. "Pakistan condemns unwarranted attacks against Iran, calls for halt to escalation". 28 February 2026.
  274. "Live updates: Trump says it's 'too late' for talks with Iran as Israel strikes Tehran" (dalam bahasa Inggris). CNN. 3 March 2026. Diakses tanggal 3 March 2026.
  275. "Pakistan says Saudi defense pact covers 'comprehensive spectrum' of cooperation". Arab News (dalam bahasa Inggris). 23 September 2025. Diakses tanggal 3 March 2026.
  276. Vidalon, Dominique; Rose, Michel. "France's Macron calls for urgent meeting of U.N. security council on Iran". Reuters (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 28 February 2026.
  277. "Germany, France and UK tell Iran to stop attacks in region". The Straits Times. 28 February 2026.
  278. "France sends aircraft carrier to Mediterranean over Iran war". Le Monde (dalam bahasa Inggris). 3 March 2026. Diakses tanggal 3 March 2026.
  279. "TRT World - Lebanon says Israeli missile attacks wounded UN peacekeepers from Ghana". trtworld.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-08.
  280. 1 2 Nicholls, Catherine (28 February 2026). "Russia condemns "reckless" airstrikes on Iran, as Finland and Ireland express concern". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  281. Lavrov, Sergey. "Statement by the Russian Foreign Ministry regarding military aggression of the United States and Israel against Iran". MFA Russia.
  282. https://www.beehive.govt.nz/release/nz-government-statement-iran
  283. "Dışişleri Bakanı Ertuğruloğlu: "İran ve Körfez ülkelerindeki vatandaşlarımızın güvenli şekilde ülkeye dönebilmesi için savaşın sona erip hava sahasının açılması". Ministry of Foreign Affairs (dalam bahasa Turki). 2 March 2026. Diakses tanggal 6 March 2026.
  284. "Spain's PM rejects US, Israel military action in Iran". Middle East Online. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  285. "Syria condemns Iranian strikes on several Arab countries" (dalam bahasa American English). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  286. 經濟日報. "美以空襲伊朗 賴總統:密切關注局勢與友盟保持聯繫 | 政經焦點 | 要聞". 經濟日報 (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 28 February 2026.
  287. 中央通訊社 (28 February 2026). "美以空襲伊朗 賴總統:密切關注局勢與友盟保持聯繫 | 政治". 中央社 CNA (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 28 February 2026.
  288. "Foreign Ministry Spokesperson's Remarks on the Military Strikes Against Iran by the U.S. and Israel_Ministry of Foreign Affairs of the People's Republic of China". FMPRC. Diakses tanggal 28 February 2026.
  289. "China condemns attacks on Iran, urges ceasefire and talks". Reuters. 1 March 2026.
  290. "Foreign Ministry Spokesperson's Remarks on the Killing of Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei". Ministry of Foreign Affairs of the People's Republic of China. 1 March 2026. Diakses tanggal 1 March 2026.
  291. "China's chilling war cry echoes: PLA goes hyper-aggressive while Iran burns in US-Israeli fury". Hindustan Times. 2 March 2026. Diakses tanggal 3 March 2026.
  292. "Turkish president urges diplomatic efforts to establish ceasefire". Al Jazeera English. 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  293. "Condena de Venezuela y Cuba por ofensiva militar de EE.UU. e Israel contra Irán". BAE Negocios (dalam bahasa Spanyol). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  294. 1 2 3 El Damanhoury, Kareem (28 February 2026). "Iran's weakened proxies condemn US-Israeli strikes without carrying out retaliatory attacks". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  295. 1 2 Chouiref, Tarek (28 February 2026). "Iraqi armed group, Yemen's Houthis threaten to target US bases as Iran-Israel confrontation widens". AA. Diakses tanggal 28 February 2026.
  296. Holleis, Jennifer; Mahdi, Safia (28 February 2026). "Houthi plans for a US-Iran war worry a weary Yemen". Deutsche Welle (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 February 2026.
  297. "Fermandarekî Pêşmergeyan Dibêje Ew di Amadebaşîyê de ne". Voice of America (dalam bahasa Kurdi). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.
  298. "Partîyên Kurdên Îranê di Biryarên Xwe yên Siyasî û Leşkerî de Yekgirtî ne". Voice of America (dalam bahasa Kurdi). 28 February 2026. Diakses tanggal 28 February 2026.