Tergum (Latin untuk "punggung"; jamak: terga, adjektiva tergal) adalah bagian dorsal (atas) segmen arthropoda selain kepalanya. Ujung anteriornya dikenal sebagai "dasar" sementara ujung posteriornya disebut "apeks" atau "margin". Suatu tergum dapat terbagi menjadi lempeng-lempeng keras atau sklerit yang dikenal sebagai tergit.[1]
Contohnya, dalam sebuah segmen torakik, tergumnya dapat terbagi menjadi sebuah notum anterior dan skutelum posterior. Perpanjangan lateral sebuah tergit dikenal sebagai paranota (Yunani untuk "di samping punggung") atau carinae (Latin untuk "lunas"), seperti pada kelabang punggung-pipih dalam ordo Polydesmida.
Kinorhyncha juga memiliki lempeng tergal dan sternal, tetapi tampaknya tidak homolog dengan yang ada di arthropoda.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ McCafferty, W. Patrick (1983). Aquatic entomology: the fishermen's and ecologists' illustrated guide to insects and their relatives. Jones and Bartlett. hlm.20. ISBN978-0-86720-017-1. Diakses tanggal 2020-04-30 – via Google Books.
- ↑ Sørensen, MV; Dal Zotto, M; Rho, HS; Herranz, M; Sánchez, N; Pardos, F; Yamasaki, H (2015). "Phylogeny of Kinorhyncha based on morphology and two molecular loci". PLOS ONE. 10 (7) e0133440. Bibcode:2015PLoSO..1033440S. doi:10.1371/journal.pone.0133440. PMC4511640. PMID26200115.
