VOOZH about

URL: https://id.wikipedia.org/wiki/Waldjinah

⇱ Waldjinah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber:"Waldjinah"–berita Β· surat kabar Β· buku Β· cendekiawan Β· JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Waldjinah
πŸ‘ Image
Waldjinah bersama Orkes Keroncong Bintang Surakarta tahun 2013
Lahir7 November 1945 (umur80)
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
PekerjaanPenyanyi
Suami/istri
Soelis Moelyo Boedi Poespopranoto
​
​
(m.1961;meninggal1985)​

Hadiyanto
​
(m.1988)​
AnakBambang Hery Santoso
Harini Dwi Hastutiningsih
Erlangga Tri Putranto
Ari Mulyono
Bintang Nurcahya
Orang tuaSri Hadjid Wirjo Rahardjo
Kamini
PenghargaanBintang Budaya Parama Dharma
Karier musik
Genre
InstrumenVokal
Tahun aktif1958–sekarang
Artis terkait
πŸ‘ Spotify: 5YT20xTlcZCBOKpJ0qaceh
πŸ‘ iTunes: 160200189
πŸ‘ Musicbrainz: 15ed2415-02c8-4ea5-b090-97ef9aa5571e
πŸ‘ Discogs: 1658695
πŸ‘ Allmusic: mn0000427604
πŸ‘ Modifica els identificadors a Wikidata

Waldjinah (lahir 7 November 1945) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan penyanyi spesialisasi keroncong-langgam Jawa yang dikenal dengan julukan β€œRatu Keroncong”,[1] yang mengawali karier sejak menjadi juara kontes menyanyi bertajuk Ratu Kembang Katjang pada tahun 1958. Ia juga menjuarai Bintang Radio Indonesia tahun 1965.[2][3]

Perjalanan Karier

[sunting | sunting sumber]

Di awal kariernya, ia meluncurkan album kompilasi bersama penyanyi lain, yaitu album Elingo Beboyo Margo (1968) yang diisi bersama Enny Koesrini (juara Harapan Bintang Radio Indonesia 1967) dan Sri Rahadjeng.[4] Banyak di antara albumnya dibuat dengan iringan Orkes Keroncong Bintang Surakarta yang dipimpinnya sendiri.[5]

Waldjinah pernah berduet dengan β€œBuaya Keroncong” dari Surabaya, yaitu Mus Mulyadi.[6][7][8] Lagu Walang Kekek yang melambungkan namanya di Indonesia disamping juga lagu Jangkrik Genggong. Ia acapkali melantunkan lagu-lagu ciptaan Gesang, Andjar Any, dan Ismail Marzuki.

Pada tahun 2002, Waldjinah menerima anugerah seni dari Yayasan Musik Hanjaringrat di Kota Surabaya dengan komponis Gesang dan para seniman yang lainnya.[9]

Diskografi

[sunting | sunting sumber]
  • Ratu Kembang Katjang (1958)
  • Walang Kekek (1967)
  • Elingo Bebaya Marga - album bersama (1968)
  • Ngelam-Lami (1967)
  • O Sarinah (1970)
  • Putri Solo (1965)
  • Putri Gunung
  • Irama Senja (1968)
  • Jula Juli Suroboyo (1968)
  • Jangkrik Genggong (1968)
  • Kenyo Bali
  • Jago Kate (1968)
  • Mahesa Jenar (1970)
  • Ayo Ngguyu (1969)
  • Kethek Ogleng (1970)
  • Sego Liwet
  • Kencana Wungu
  • Kacu Biru
  • Ojo Sembrono (1968)
  • Ciu Gambar Manuk
  • Mete Goreng
  • Alus Koyo Salju

Lagu Jawa

[sunting | sunting sumber]

Lagu pop Jawa modern Waldjinah dan Mus Mulyadi

[sunting | sunting sumber]
  • Sakit Gigi
  • Goyang Semarang
  • Getuk
  • Mas Joko
  • Sentir Lengo Potro
  • Jowal Jawil
  1. Juara Festival Ratu Kembang Kacang se-Eks Karesidenan Surabaya (1958)
  2. Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1958)
  3. Ratu Kembang Kacang, dari Perfini dan RRI Surabaya (1958)
  4. Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1959)
  5. Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1960)
  6. Juara Harapan Bintang Radio Jenis Keroncong se-Indonesia (1960)
  7. Juara Bintang Radio Jenis Keroncong se-Eks Karesidenan Surabaya (1965)
  8. Juara Pertama Bintang Radio Jenis Keroncong se-Indonesia (1965)
  9. Juara I Bintang Radio se-Indonesia dan Pengabdi Seni Nasional, dari Presiden Soekarno (1965)

Penghargaan dan nominasi

[sunting | sunting sumber]
Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2013 Anugerah Musik Indonesia Penerima
2017 Anugerah Musik Indonesia Karya Produksi Keroncong/Keroncong Kontemporer/Langgam/Stambul Terbaik Penglipur Wuyung Menang

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Skelchy, Russel P. (2017). "Chap. 13. Beyond Black and Gray: Portraits and Scenes of Javanese Singer Waldjinah in Indonesian Popular Print Media". Dalam Weintraub, Andrew N.; Barendregt, Bart (ed.). Vamping the Stage: Female Voices of Asian Modernities (dalam bahasa Inggris). Honolulu: University of Hawai'i Press. hlm.281. ISBN978-0-8248-6986-1.
  2. ↑ Akbar, Muhammad Rizqi. "Profil Waldjinah, Ratu Keroncong Asal Solo yang Mendunia". detikjateng. Diakses tanggal 2025-05-17.
  3. ↑ Sejarah pemikiran Indonesia: Lanjutan 1967-1998. Direktorat Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. 2006. hlm.438. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Orkes Krontjong Irama Eka - Elingo Bebaja Marga (dalam bahasa Inggris), 1967, diakses tanggal 2026-01-25
  5. ↑ Tempo. Badan Usaha Jaya Press Japansan Jaya Raya. 1977-09. hlm.36.Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Akbar, Muhammad Rizqi. "Profil Waldjinah, Ratu Keroncong Asal Solo yang Mendunia". detikjateng. Diakses tanggal 2026-01-17.
  7. ↑ "[Javanologi Explore] Figur Jawa: Waldjinah | PUI JAVANOLOGI". Diakses tanggal 2026-01-17.
  8. ↑ "Mus Mulyadi dan Keroncong yang Sampai ke Telinga David Foster". hiburan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-17.
  9. ↑ Bram, Damianus. "Mengukir Sejarah Musik Jawa: Mengenal Waldjinah, "Ratu Keroncong" dari Solo Peraih Banyak AMI Awards - Solo Balapan - Halaman 2". Mengukir Sejarah Musik Jawa: Mengenal Waldjinah, "Ratu Keroncong" dari Solo Peraih Banyak AMI Awards - Solo Balapan - Halaman 2. Diakses tanggal 2026-01-23.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]