VOOZH about

URL: https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Sembrani

⇱ Kereta api Sembrani - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta api Sembrani
πŸ‘ Image
πŸ‘ Image
Kereta api Sembrani melaju mengarah Jakarta dengan rangkaian stainless steel lungsuran dari Kereta api Argo Bromo Anggrek

Kereta api Sembrani
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
PendahuluMutiara Utara
Mulai beroperasi16 Oktober 1995
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Pasarturi
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh720 km
Waktu tempuh rerata8 jam 28 menit[1]
Frekuensi perjalananDua kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Luxury
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2–2 (eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 26 tempat duduk disusun 1–2 (luxury)
    kursi dapat diputar dan dapat direbahkan hingga 140Β° (KA 39-42)
  • 18 tempat duduk disusun 1–1 (luxury)
    kursi tidak dapat diputar namun dapat direbahkan hingga 170Β° (KA 40-41)
Pengaturan tempat tidurAda
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, sambungan akordeon, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional105 - 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 39-42 (reguler)
  • 7003-7004 (tambahan)
Peta rute
ke Jakarta Kota
Gambir
ke Tanah Abang
ke Bogor
Jatinegara
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bekasi
ke Bandung
Cirebon
ke Purwokerto,
Yogyakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
ke Prupuk
Tegal
Pekalongan
Semarang Tawang
ke Solo Balapan
ke Gundih
Cepu
Bojonegoro
Lamongan
Surabaya Pasarturi
ke Surabaya Gubeng ke Sidotopo
Keterangan: KA Sembrani jadwal malam (KA 41-42) berhenti di Lamongan.

Kereta api Sembrani merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan luxury yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani relasi Surabaya Pasarturi–Gambir melalui lintas utara Jawa. Nama Sembrani berasal dari sosok kuda bersayap di mana hewan mitologi tersebut menjadi hewan tunggangan Batara Kresna yang saat ini bagian dari cerita rakyat Tanah Jawa.[2]

Mutiara Utara

[sunting | sunting sumber]

Mutiara merupakan layanan kereta api penumpang milik Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) yang pernah melayani rute Surabaya–Jakarta via Semarang. Kereta api ini diluncurkan pada 26 September 1971. Di awal era peluncurannya, menggunakan layanan KA kelas I yang hanya membawa kereta kelas satu dan kereta makan. Dalam iklan yang dimuat dalam Berita Buana edisi 25 September 1971, PNKA menawarkan fasilitas AC dan hiburan audio dan menggunakan kursi yang dapat direbahkan (reclining seat) dan pelayanan makan pagi, makan malam, dan makanan ringan.[3]

Belakangan, nama kereta api ini diubah menjadi Mutiara Utara, karena munculnya kereta api Mutiara Selatan. Pada pertengahan dekade 1980-an, Mutiara Utara diubah menjadi kelas I dan II. Pada tanggal 9 Juni 1990, Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) meresmikan kereta kelas eksekutif (saat itu merupakan kelas di atas kelas I eksisting), ditambahkan untuk KA Bima dan Mutiara Utara. Anwar Suprijadi, yang saat itu menjadi Direktur Operasional PJKA, menargetkan pendapatan sebesar Rp6 miliar dari penjualan tiket kelas eksekutif.[4]

Pada tanggal 11 Maret 1992, Perumka mengubah format kelas kereta api eksekutif, menjadi Eksekutif-A dan Eksekutif-B,[5] yang kelak disederhanakan menjadi "Eksekutif" saja. Mutiara Utara sempat dihilangkan sejenak saat Perumka meluncurkan Suryajaya pada tahun 1994. Namun, Mutiara Utara dimunculkan kembali oleh Perumka. Tidak bertahan lama, layanan Mutiara Utara pun berakhir pada bulan Oktober 1995 dan digantikan oleh Sembrani dengan kelas Eksekutif Satwa.

πŸ‘ Image
Rangkaian kereta api Sembrani saat dilangsir di Stasiun Surabaya Pasarturi, 2020

Kereta api Sembrani dioperasikan pertama kali pada tanggal 16 Oktober 1995 oleh Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) sebagai pembaruan dan pengembangan dari layanan kereta api Mutiara Utara yang telah beroperasi sebelumnya. Di awal-awal operasinya, Kepala Seksi Niaga Perumka Daerah Operasi VIII Surabaya menargetkan penumpang harian sebesar 4.000/hari. [6]

Pada dekade 2000-an, kereta api ini sempat dikenal buruk oleh masyarakat karena ketidaknyamanan kursi penumpang pada beberapa rangkaian kereta buatan 1950–1960-an. Untuk memperbaiki citra kereta api ini, satu rangkaian kereta api tersebut dilakukan penyehatan di Balai Yasa Manggarai yang mulai dioperasikan pada tahun 2010 dengan sebutan "Sembrani New Image".[7] Per tahun 2016, kereta api Sembrani beroperasi menggunakan rangkaian kereta eksekutif buatan PT INKA keluaran 2016.

Per pertengahan bulan November 2019 sebelum dimulai dengan pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka 2019), kereta api Sembrani (bersamaan dengan kereta api Gumarang) ini diambil alih kepemilikan operasional ke Daerah Operasi VIII Surabaya dari Daerah Operasi I Jakarta beserta rangkaian kereta pun dimutasi ke Depo Kereta Surabaya Pasarturi (SBI), yang disebabkan dua kereta baru yang akan datang di Gapeka 2019, yakni Dharmawangsa (PSE-SBI) dan Anjasmoro (PSE-JG) serta diperpanjangnya tiga layanan kereta api dari Daerah Operasi II Bandung yaitu Argo Wilis (GMR-BD-SGU), Mutiara Selatan (GMR-BD-ML) dan Malabar (ML-BD-PSE) per tanggal 1 Desember 2019. Sejak 1 Desember 2019, kereta api Sembrani menambahkan layanan kereta kelas Luxury sebanyak 26 tempat duduk yang sebelumnya dipakai oleh Taksaka.

Kereta api Sembrani mulai melayani penumpang di Stasiun Ngrombo per 20 Januari 2020.[8] Pada tanggal28 September 2022, kecepatan KA Sembrani (kecuali Sembrani Tambahan) ditingkatkan menjadi 120 km/jam dari semula hanya 105β€”110 km/jam.[9] Kereta api Sembrani Tambahan menambah pemberhentian di Stasiun Cikarang. Mulai tanggal 1 Februari 2022, kemudian pada masa angkutan Hari Raya Idulfitri 2023 juga menyusul ditingkatkan kecepatannya menjadi 120 km/jam.

πŸ‘ Image
Kereta api Sembrani (versi Tambahan) dengan Lokomotif CC201 yang bercorak Merah Biru khas Perumka (bawah), serta CC203 bercorak Garis Biru Besar khas Perumka tahun 1995 (atas), 2026

Per 1 Juni 2023 bertepatan dengan pemberlakuan Gapeka 2023, Kereta api Sembrani akan menambahkan layanan perjalanan pagi dengan nomor KA 61-62 merupakan penerus dari Kereta api Sembrani Tambahan yang berangkat dengan jadwal pagi dari Surabaya Pasarturi maupun Gambir. Kereta ini merupakan uji coba pelayanan kereta penumpang di pagi hari pada arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1444 H.[10] Sehubungan dengan perubahan rangkaian kereta api Argo Bromo Anggrek menjadi eksekutif generasi baru, mulai 29 Maret 2024, kereta api Sembrani akan menggunakan rangkaian kereta api lungsuran dari rangkaian baja nirkarat generasi pertama.[11]

Mulai tanggal 1 Juni 2025, kereta api Sembrani (dengan No KA 40-41) akan melayani kelas Luxury Sleeper (lungsuran dari Kereta api Argo Bromo Anggrek) yang sekaligus menggantikan peran kelas Luxury Generasi 2.

Pada 14 April 2006 pukul 02.10, kereta api Sembrani tujuan Stasiun Surabaya Pasar Turi bertabrakan dengan kereta api Kertajaya dengan tujuan yang sama di Stasiun Gubug. Kejadian ini bermula saat kereta api Sembrani akan menyusul kereta api Kertajaya yang masuk di jalur 1 setelah kereta api Gumarang menyusul. Kereta api Kertajaya kemudian berjalan menuju jalur 2, sementara kereta api Kertajaya belum diizinkan untuk berjalan. Saat itu, kereta api Sembrani sedang melintas langsung di jalur 2 dalam kecepatan tinggi sehingga terjadi kecelakaan yang tidak dapat dihindarkan. Kejadian ini mengakibatkan 14 orang tewas.[12]

Pada 4 Februari 2026 pukul 20.45, kereta api Sembrani (KA 41) tujuan Stasiun Gambir tertemper mobil Daihatsu Sigra di Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur. Akibat dari peristiwa ini, kondisi mobil mengalami kerusakan parah dan meyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka berat.[13]

Stasiun pemberhentian

[sunting | sunting sumber]
πŸ‘ Image
Peta rute geografis kereta api Sembrani berdasarkan Gapeka 2025

Kereta api Sembrani melayani pemberhentian penumpang di stasiun-stasiun berikut.

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun[14] Keterangan Status
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Gambir πŸ‘ Image

Stasiun ujung, terintegrasi dengan bus BRT Transjakarta
β˜…
Jatinegara πŸ‘ Image
πŸ‘ Image
πŸ‘ Image
πŸ‘ Image

Terintegrasi dengan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang
β–²
Jawa Barat Kota Bekasi Bekasi πŸ‘ Image

Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang
β– 
Kota Cirebon Cirebon Terletak di Jalan Lintas Utara Jawa β– 
Jawa Tengah Kota Tegal Tegal β– 
Kota Pekalongan Pekalongan β– 
Kota Semarang Semarang Tawang 2 3A 3B 4 7 πŸ‘ Image

Terintegrasi dengan Kedung Sepur, serta bus Trans Semarang dan Trans Jateng
β– 
Blora Cepu B
Terintegrasi dengan Commuter Line Blorasura dan Blora Jaya
β– 
Jawa Timur Bojonegoro Bojonegoro A B
Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro dan Blorasura
β– 
Lamongan Lamongan A B J
Terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Blorasura, dan Jenggala.

Hanya KA 41-42

β—‹
Kota SurabayaSurabaya Pasarturi A B J πŸ‘ Image

Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Arjonegoro, Blorasura, Sindro, dan angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo
β˜…

Legenda

β˜… Stasiun ujung (terminus)
β–  Berhenti untuk semua arah
β—‹ Berhenti hanya pada jadwal malam
β–² Berhenti hanya mengarah ke Gambir (satu arah)
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kereta api Sembrani.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional Di Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. 30 Desember 2024. hlm.1661. Diakses tanggal 1 Februari 2025. ;
  2. ↑ Suci Maharani, Anisa (29 Desember 2021). "Legenda Kuda Sembrani, Hewan Bersayap dari Makkah Tunggangan Raja Jawa". Okezone. Jakarta: Media Nusantara Citra. Diakses tanggal 13 Mei 2023.
  3. ↑ PNKA Eksploitasi Barat (25 September 1971). "PNKA Mempersembahkan Kereta Api Mutiara (Iklan)". Berita Buana.
  4. ↑ "Rp6 Miliar, Target PJKA dari KA Eksekutif". Harian Neraca. 12 Juni 1990.
  5. ↑ Perumka (11 Maret 1992). "Jadwal Perjalanan dan Tarif Kereta Api Mulai 11 Maret 1992". Bernas.
  6. ↑ "Dioperasikan KA Semberani Surabaya-Jakarta". Berita Yudha. 17 Oktober 1995. Diakses tanggal 2025-04-05.
  7. ↑ Soebijoto, Hertanto (ed.). "Diluncurkan, KA Baru Sembrani". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-07-07.
  8. ↑ Widyawati, Ratna. "Jadwal Terbaru Stasiun Pemberhentian KA Joglosemarkerto hingga KA Sembrani di Grobogan". Tribun Jateng. Semarang: KG Media. Diakses tanggal 2020-01-19 – via Tribun Travel.
  9. ↑ Farozy, Ikko Haidar (2022-09-08). "Sambut Ulang Tahun KAI Ke-77, Semakin Banyak KA yang Semakin Cepat!". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2022-09-09.
  10. ↑ "Gapeka 2023 Diberlakukan Mulai 1 Juni, Ini Perubahan Jadwal Perjalanan Kereta Api". Suara Surabaya. Surabaya. 19 Mei 2023.
  11. ↑ "KA Argo Bromo Anggrek Gunakan Kereta Eksekutif New Generation Mulai 29 Maret 2024" (Press release). Surabaya: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 28 Maret 2024.
  12. ↑ Departemen Perhubungan Republik Indonesia (2006) "Tumburan KA 150 Kertajaya dan KA 40 Sembrani di KM 31+200 Emplasemen Gubug, Jawa Tengah, Daop IV Semarang"
  13. ↑ Media, Kompas Cyber (2026-02-05). "Mobil Tertabrak Kereta Api Sembrani di Lamongan, Pengemudi Tewas, Penumpang Luka Berat". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2026-02-06.
  14. ↑ "Grafik Perjalanan Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Bandung: PT Kereta Api Indonesia. 30 Desember 2024. hlm.162. Diakses tanggal 1 Februari 2025 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.; ;

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]