Sir Michael Philip Jagger (lahir 26 Juli 1943) adalah seorang musisi Inggris. Ia dikenal sebagai penyanyi utama dan salah satu anggota pendiri dari Rolling Stones. Jagger telah ikut menulis sebagian besar lagu band tersebut dengan gitaris utama Keith Richards; kemitraan penulisan lagu mereka adalah salah satu yang paling sukses dalam sejarah musik rock. Kariernya telah berlangsung lebih dari enam dekade, dan ia secara luas digambarkan sebagai salah satu vokalis paling populer dan berpengaruh dalam sejarah musik rock. Suaranya yang khas dan penampilan live yang energik, bersama dengan gaya gitar Richards, telah menjadi ciri khas Rolling Stones sepanjang karier band tersebut. Di awal kariernya, Jagger mendapat ketenaran karena keterlibatannya dalam percintaan dan penggunaan narkoba ilegal, dan sering digambarkan sebagai tokoh counterculture.
Jagger lahir dan tumbuh di Dartford. Dia belajar di London School of Economics sebelum meninggalkan studinya untuk fokus pada kariernya dengan Rolling Stones. Pada awal tahun 1970-an, Jagger membintangi film Performance (1970) dan Ned Kelly (1970), mendapat sambutan yang beragam. Dimulai pada tahun 1980-an, ia merilis sejumlah karya solo, termasuk empat album dan singel "Dancing in the Street", duet tahun 1985 dengan David Bowie yang mencapai No. 1 di Inggris dan Australia dan menjadi hit sepuluh besar di negara lain.
Pada tahun 2000-an, Jagger mendirikan perusahaan produksi film, Jagged Films, dan memproduksi film fitur melalui perusahaan dimulai dengan drama sejarah tahun 2001 Enigma. Dia juga merupakan anggota dari supergroup SuperHeavy dari tahun 2009 hingga 2011. Meskipun hubungan dengan teman-teman bandnya, terutama Richards, memburuk selama tahun 1980-an, Jagger selalu menemukan lebih banyak kesuksesan dengan Rolling Stones dibandingkan dengan proyek solo dan sampingannya. Ia menikah dengan Bianca Pérez-Mora Macias dari tahun 1971 hingga 1978, dan memiliki beberapa hubungan lain; ia memiliki delapan anak dengan lima wanita.
Pada tahun 1989, Jagger dilantik menjadi anggota Rock and Roll Hall of Fame dan pada tahun 2004, ke dalam UK Music Hall of Fame dengan Rolling Stones. Sebagai anggota Rolling Stones dan sebagai artis solo, ia mencapai No. 1 di tangga lagu single Inggris dan AS dengan 13 single, 10 teratas dengan 32 singel dan 40 teratas dengan 70 singel. Pada tahun 2003, ia dianugerahi gelar kebangsawanan atas jasanya terhadap musik populer. Jagger dianggap sebagai pelopor dalam musik pop dan membawa gaya dan daya tarik seks ke rock and roll yang telah ditiru dan terbukti berpengaruh pada generasi musisi berikutnya.
Awal kehidupan dan pendidikan
[sunting | sunting sumber]Michael Philip Jagger lahir dalam keluarga kelas menengah di Dartford, Kent, pada tanggal 26 Juli 1943. Ayahnya, Basil Fanshawe "Joe" Jagger, adalah seorang pesenam dan guru pendidikan jasmani yang membantu mempopulerkan bola basket di Inggris. Kakeknya dari pihak ayah, David Ernest Jagger, juga seorang guru. Ibunya, Eva Ensley Mary (Scutts), lahir di Sydney dari keturunan Inggris merupakan seorang penata rambut yang aktif secara politik di Partai Konservatif di Inggris Raya. Orang tuanya menikah pada tahun 1940 di Gereja Holy Trinity di Dartford. Adik laki-laki Jagger, Chris (lahir 19 Desember 1947), juga seorang musisi, dan keduanya pernah tampil bersama.[3]
Meskipun ia didorong untuk mengikuti jejak karier ayahnya sejak kecil, Jagger mengatakan, "Saya selalu bernyanyi sejak kecil. Saya adalah salah satu anak yang memang suka bernyanyi. Beberapa anak bernyanyi di paduan suara; yang lain suka pamer di depan cermin. Saya tergabung dalam paduan suara gereja dan saya juga senang mendengarkan penyanyi di radio—BBC atau Radio Luxembourg—atau menontonnya di TV dan di bioskop.[4]
Pada bulan September 1950, Keith Richards dan Jagger pertama kali bertemu sebagai teman sekelas di Sekolah Dasar Wentworth di Dartford, sebelum keluarga Jagger pindah ke Wilmington, Kent pada tahun 1954.[5] Pada tahun yang sama ia lulus ujian eleven-plus (ujian seleksi masuk sekolah unggulan setelah SD) dan bersekolah di Dartford Grammar School, yang sekarang memiliki tempat pertunjukan seni Mick Jagger Centre. Jagger dan Richards kehilangan kontak satu sama lain ketika mereka bersekolah di tempat yang berbeda.
Pada pertengahan tahun 1950-an, Jagger memulai karier musiknya dengan membentuk sebuah band rumahan bersama temannya, Dick Taylor. Mereka memainkan lagu-lagu karya Muddy Waters, Chuck Berry, Little Richard, Howlin' Wolf dan Bo Diddley. Jagger bertemu Richards lagi pada tanggal 17 Oktober 1961 di peron dua stasiun kereta api Dartford. Rekaman Chuck Berry dan Muddy Waters yang dibawa Jagger dan Richards mengungkapkan minat bersama mereka pada musik R&B. Kemitraan musik pun dimulai tak lama kemudian. Richards dan Taylor sering bertemu Jagger di rumahnya. Pada akhir tahun 1961, pertemuan berpindah ke rumah Taylor, di mana Alan Etherington dan Bob Beckwith bergabung dengan trio tersebut. Kuintet itu menamakan diri mereka Blues Boys.[6]
Jagger lulus sekolah setelah lulus tujuh ujian O-level (setara SMP) dan dua ujian A-level (setara SMA). Dia dan Richards pindah ke sebuah flat di Edith Grove di Chelsea, London, bersama gitaris Brian Jones. Pada saat Richards dan Jones berencana untuk memulai grup R&B (rhythm and blues) mereka sendiri, Jagger melanjutkan studinya di bidang keuangan dan akuntansi[7] dengan beasiswa pemerintah sebagai mahasiswa sarjana di London School of Economics. Dia pernah mempertimbangkan dengan serius untuk menjadi seorang jurnalis atau politisi, dan tidak berkeinginan menjadi seorang bintang pop.[8][9]
Brian Jones, menggunakan nama Elmo Lewis, mulai bekerja di Ealing Club, tempat sebuah kelompok musik indie bernama Blues Incorporated tampil, di bawah kepemimpinan Alexis Korner. Jones, Richards dan Jagger mulai bermain dengan grup tersebut, dan Jagger akhirnya menjadi vokalis utama band tersebut. Mereka bertiga mulai sering berkumpul untuk berlatih, meletakkan dasar bagi apa yang kemudian menjadi Rolling Stones.
Karier
[sunting | sunting sumber]Puncak ketenaran
[sunting | sunting sumber]Pada awal terbentuknya Rolling Stones di awal tahun 1960-an, band ini sebagian besar bermain tanpa bayaran di sebuah klub basement di seberang stasiun kereta bawah tanah Ealing Broadway di London, yang kemudian diberi nama Ferry's Club. Grup tersebut memiliki peralatan yang sangat minim dan meminjam perlengkapan Korner untuk bermain. Penampilan pertama mereka, dengan nama Rollin' Stones, diambil dari salah satu lagu Muddy Waters favorit mereka, dilakukan di Marquee Club, sebuah klub jazz di London, pada tanggal 12 Juli 1962. Mereka kemudian mengganti nama mereka menjadi Rolling Stones, karena nama itu tampak lebih formal.[10]
Anggota band awal yang terbentuk adalah Jagger, Richards, Jones, Ian Stewart pada piano, Dick Taylor pada bass, dan Tony Chapman pada drum, tetapi Richards menulis dalam buku memoarnya, Life, bahwa, "Drummer malam itu adalah Mick Avory—bukan Tony Chapman, seperti yang secara misterius dicatat oleh sejarah ..." Pada Juni 1963, band ini memulai pertunjukan selama lima bulan di Eel Pie Island Hotel, yang kemudian diakui oleh BBC sebagai momen yang membentuk karier band tersebut. Pada musim gugur itu, Jagger meninggalkan London School of Economics untuk mengejar karier musik bersama Rolling Stones.[11]
Awalnya, grup ini memainkan lagu-lagu dari artis R&B Amerika, termasuk Chuck Berry dan Bo Diddley. Dua lagu pertama band ini yang mencapai peringkat No. 1 di Inggris adalah versi cover, yaitu "It's All Over Now" karya Bobby Womack dan "Little Red Rooster" karya Willie Dixon. Didorong oleh manajer Andrew Loog Oldham, Jagger dan Richards segera mulai menulis lagu mereka sendiri. Duet penulisan lagu mereka butuh waktu untuk berkembang; salah satu komposisi awal mereka adalah "As Tears Go By", sebuah lagu yang ditulis untuk Marianne Faithfull, seorang penyanyi muda yang dipromosikan oleh Loog Oldham.[12]
Untuk Rolling Stones, duo ini menulis "The Last Time", single nomor 1 ketiga grup tersebut di Inggris, terinspirasi oleh "This May Be the Last Time", sebuah lagu spiritual Negro tradisional yang direkam oleh Staple Singers pada tahun 1955. Jagger dan Richards juga menulis lagu hit internasional pertama mereka, "(I Can't Get No) Satisfaction". Lagu ini membangun citra Rolling Stones sebagai pembuat onar yang menantang, berbeda dengan The Beatles yang dianggap sebagai "grup musik menggemaskan".
Album-album awal grup tersebut, termasuk Out of Our Heads, Aftermath dan Between the Buttons, sukses secara komersial. Pada tahun 1967, Jagger, Richards, dan Jones dikejar-kejar oleh pihak berwenang karena pesta narkoba setelah News of the World menerbitkan artikel tiga bagian berjudul, "Bintang Pop dan Narkoba: Fakta yang Akan Mengejutkan Anda".[13] Artikel tersebut membahas dugaan pesta LSD yang diselenggarakan oleh Moody Blues dan dihadiri oleh Pete Townshend dari The Who dan Ginger Baker dari Cream, serta dugaan pengakuan penggunaan narkoba oleh musisi pop terkemuka.
Pada saat perilisan album Beggars Banquet, Brian Jones hanya sesekali berkontribusi pada band tersebut. Jagger mengatakan bahwa Jones "secara psikologis tidak cocok dengan gaya hidup ini". Penggunaan narkobanya menjadi penghalang, dan dia tidak bisa mendapatkan visa AS. Richards melaporkan bahwa ketika Jagger, Watts, dan dia berada di rumah Jones pada Juni 1969, Jones mengakui bahwa dia tidak mampu "kembali melakukan tur". Jones meninggalkan band tersebut dengan mengatakan, "Aku keluar, dan jika aku mau, aku bisa kembali". Pada tanggal 3 Juli 1969, kurang dari sebulan kemudian, Jones tenggelam di kolam renang di rumahnya, Cotchford Farm, di Hartfield, East Sussex. Ketika ditanya apakah ia merasa bersalah atas kematian Jones, Jagger mengatakan kepada Rolling Stone pada tahun 1995:
Tidak, saya tidak merasa bersalah. Saya memang merasa bahwa saya bersikap sangat kekanak-kanakan, tetapi kami masih sangat muda, dan dalam beberapa hal kami memang sering menjahilinya. Namun sayangnya, dia sendiri membuat dirinya menjadi sasaran; Jones sangat, sangat pencemburu, sangat manipulatif. Jujur saja, jika Anda melakukan itu dalam kelompok orang seperti ini, Anda akan mendapatkan balasan yang setara dengan apa yang Anda berikan. Saya tidak cukup memahami tentang kecanduan narkobanya. Sepertinya tidak ada yang tahu banyak tentang kecanduan narkoba. Hal-hal seperti LSD masih sangat baru. Tidak ada yang tahu bahayanya. Orang-orang mengira kokain itu baik untuk kesehatan.
Pada tanggal 5 Juli 1969, dua hari setelah kematian Jones, Rolling Stones menggelar konser yang telah dijadwalkan sebelumnya di Hyde Park, dihadiri oleh 250.000 orang, yang mereka dedikasikan sebagai penghormatan kepada Jones. Itu adalah konser pertama mereka dengan gitaris baru, Mick Taylor yang menggantikan Jones. Di awal konser Hyde Park, Jagger membacakan kutipan dari puisi Percy Bysshe Shelley, "Adonaïs", sebuah elegi yang ditulis atas kematian John Keats, setelah itu ribuan kupu-kupu dilepaskan untuk mengenang Jones.
Pada tanggal 6 Desember 1969, The Rolling Stones tampil di festival musik Altamont Free Concert, di mana Meredith Hunter ditikam hingga tewas oleh seorang anggota geng motor Hells Angels setelah mengeluarkan revolver dan mendekati panggung, yang dianggap sebagai ancaman bagi band tersebut. Penjelasan mengenai alasan Hunter mengeluarkan revolver beragam. Menurut editor musik The Guardian, Ben Beaumont-Thomas, kematian Hunter dan suasana keseluruhan para pengunjung festival "telah menjadi simbol korupsi idealisme hippy tahun 1960-an". Jagger kemudian menceritakan kepada Robert Greenfield bahwa dia "sangat ketakutan" karena, menurut Rolling Stone, "dia mungkin diserang di atas panggung" oleh anggota Hells Angels yang "merasa telah disalahkan secara tidak adil atas bencana yang menyebabkan seorang penggemar Stones meninggal".[14]
Karier Mick Jagger di dunia musik semakin meningkat. Pada tahun 1970, Jagger membeli Stargroves, sebuah rumah besar dan perkebunan dekat East Woodhay di Hampshire. The Rolling Stones dan beberapa band lainnya merekam lagu mereka di sana menggunakan Rolling Stones Mobile Studio. Pada tahun 1970 juga, film Nicolas Roeg berjudul Performance, yang diproduksi pada tahun 1968 dan menampilkan Jagger, dirilis. Dalam film tersebut, Jagger berperan sebagai Turner, seorang bintang rock yang tertutup. Pacar Keith Richards, Anita Pallenberg, juga muncul dalam film tersebut.[15]
Jagger dan anggota band lainnya mengubah penampilan dan gaya mereka seiring berjalannya tahun 1970-an. Saat berada di Prancis, Jagger belajar bermain gitar dan menyumbangkan bagian gitar untuk lagu-lagu di album Sticky Fingers (1971) dan album-album The Stones berikutnya kecuali Dirty Work pada tahun 1986. Untuk tur Amerika The Rolling Stones yang sangat dipublikasikan pada tahun 1972, Jagger mengenakan pakaian glam-rock dan riasan berkilauan di atas panggung. Ketertarikan mereka pada musik blues telah terwujud dalam album Exile on Main St tahun 1972. Kritikus musik Russell Hall menggambarkan nyanyian emosional Jagger dalam lagu "Let It Loose" yang dipengaruhi musik gospel, yang terdapat dalam album on Main St., sebagai pencapaian vokal terbaik penyanyi tersebut.
Pada bulan November 1972, band ini memulai sesi rekaman di Kingston, Jamaika, untuk album Goats Head Soup, yang dirilis pada tahun 1973 dan mencapai peringkat No. 1 di Inggris dan AS.[16] Album ini menyertakan lagu "Angie", sebuah balada yang menjadi hit global yang merupakan single pertama dari serangkaian single sukses secara komersial yang muncul dari album studio yang kurang diterima dengan baik.
Kehidupan pribadi
[sunting | sunting sumber]Keluarga dan hubungan
[sunting | sunting sumber]Jagger pernah menikah dan bercerai sekali, dan memiliki banyak hubungan lain, menghasilkan delapan anak dengan lima wanita. Pada tahun 2024, ia sudah memiliki tujuh cucu dan tiga cicit.[17][18][19]
Pacar serius pertama Jagger adalah Cleo Sylvestre, yang mulai ia kencani sekitar tahun 1961. Jagger kemudian berpacaran dengan Chrissie Shrimpton antara tahun 1963 dan 1966. Dari tahun 1966 hingga 1970, ia menjalin hubungan dengan Marianne Faithfull, penyanyi sekaligus aktris asal Inggris. Lagu "Sister Morphine" di album Sticky Fingers terinspirasi dari Marianne. Mereka putus pada Mei 1970 setelah Marianne mengalami keguguran dan kehilangan hak asuh atas putranya. Mereka menamai gadis itu Corrina. Marianne menyatakan bahwa baik dia maupun Jagger sangat terpukul atas kehilangan tersebut dan mereka berdua mengatasi kesedihan itu dengan cara yang berbeda, Marianne dengan narkoba dan Jagger dengan menenggelamkan diri dalam pekerjaan. Marianne juga menyatakan bahwa dia tahu bahwa Jagger sangat ingin menjadi seorang ayah dan bahwa peristiwa itu menandai awal dari akhir hubungan mereka.
Jagger bertemu dengan penyanyi Amerika, Marsha Hunt pada tahun 1969 dan meskipun Marsha sudah menikah, keduanya memulai hubungan asmara. Saat hubungan itu berakhir pada Juni 1970, Hunt sedang mengandung anak pertama Jagger, Karis Hunt Jagger, yang lahir pada 4 November 1970. Hunt disebut-sebut sebagai inspirasi untuk lagu "Brown Sugar", yang juga dari album Sticky Fingers.[20]
Pada tahun 1970, Jagger bertemu dengan Bianca Pérez-Mora Macias, wanita kelahiran Nikaragua. Mereka menikah pada 12 Mei 1971 dalam sebuah upacara Katolik di Saint-Tropez, Prancis. Putri mereka, Jade Jagger, lahir pada 21 Oktober 1971. Mereka berpisah pada tahun 1977 dan pada bulan Mei 1978 Bianca mengajukan gugatan cerai dengan alasan perselingkuhan suaminya.
Pada akhir tahun 1977, Jagger mulai berkencan dengan model Amerika, Jerry Hall. Mereka mengadakan upacara pernikahan pribadi tidak resmi di Bali, Indonesia, pada tanggal 21 November 1990 dan tinggal di Downe House di Richmond, London. Pasangan itu memiliki empat anak: Lizzie Jagger (lahir 2 Maret 1984), James Jagger (lahir tahun 1985), Georgia Jagger (lahir 12 Januari 1992), dan Gabriel Jagger (lahir tahun 1997).
Selama hubungannya dengan Hall, Jagger berselingkuh dari tahun 1991 hingga 1994 dengan penyanyi/model Italia, Carla Bruni, yang kemudian menjadi Ibu Negara Prancis ketika menikah dengan Presiden Prancis saat itu, Nicolas Sarkozy, pada tahun 2008. Hubungan Jagger dengan Hall berakhir setelah Jerry Hall mengetahui bahwa Jagger berselingkuh dengan model asal Brasil, Luciana Gimenez hingga melahirkan anak ketujuh Jagger, Lucas Jagger, pada Mei 1999. Pernikahan tidak resmi Jagger dengan Hall dinyatakan tidak sah, melanggar hukum, dan batal demi hukum oleh Pengadilan Tinggi Inggris dan Wales di London pada tahun 1999. Dari tahun 2000 hingga 2001, Jagger menjalin hubungan dengan model Inggris, Sophie Dahl.
Jagger kemudian menjalin hubungan dengan perancang busana L'Wren Scott dari tahun 2001 hingga kematiannya pada tahun 2014. Scott meninggal karena bunuh diri pada Maret 2014. Dia mewariskan seluruh hartanya, yang diperkirakan senilai US$9 juta, kepada Jagger. Mick Jagger kemudian mendirikan beasiswa L'Wren Scott di Central Saint Martins College, London.
Sejak Scott meninggal pada tahun 2014, Jagger menjalin hubungan dengan penari balet Amerika, Melanie Hamrick. Jagger berusia 73 tahun ketika Melanie melahirkan putra mereka, Deveraux Jagger, pada tahun 2016 dan menjadi anak ke delapan Jagger.
Ayah Jagger, Basil "Joe" Jagger, meninggal karena pneumonia pada tanggal 11 November 2006 pada usia 93 tahun. Meskipun Rolling Stones sedang menjalani tur A Bigger Bang, Jagger terbang ke Inggris untuk menemui ayahnya sebelum kembali ke Las Vegas pada hari yang sama, di mana dia seharusnya tampil malam itu, setelah diberitahu bahwa kondisi ayahnya membaik. Pertunjukan tetap berlangsung sesuai jadwal, meskipun Jagger mengetahui kabar kematian ayahnya pada siang hari itu. Teman-teman Jagger mengatakan bahwa pertunjukan yang sedang berlangsung adalah "apa yang diinginkan Joe". Jagger menyebut ayahnya sebagai "pengaruh terbesar" dalam hidupnya.[21]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Williamson, Nigel. ""Epiphany" Opens Door to Jagger Disc". Billboard. Diakses tanggal 23 Agustus 2023.
- ↑ "Mick Jagger". Front Row. 26 Desember 2012. BBC Radio 4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Februari 2014. Diakses tanggal 18 Januari 2014.
- ↑ Wiederhorn, Jon (6 Desember 2013). "Chris Jagger Keeps on Grooving With a Little Help From Big Brother Mick". Yahoo! Music. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2014. Diakses tanggal 28 Juni 2014.
- ↑ Jagger et al. 2003, hlm.13.
- ↑ Nelson 2010, hlm.8.
- ↑ Nelson 2010, hlm.10–11.
- ↑ Dunford, Kara (27 Agustus 2015). ""A Life of Adventure" – LSE at 120". London School of Economics (dalam bahasa British English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Agustus 2020. Diakses tanggal 19 Agustus 2020.
- ↑ Tremlett 1974, hlm.109–110.
- ↑ Andersen 2012, hlm.49.
- ↑ Richards & Fox 2010, hlm.97.
- ↑ "Speed Read: 11 Juiciest Bits from Philip Norman's Biography of Mick Jagger". The Daily Beast. 1 Oktober 2012. Diakses tanggal 6 Maret 2018.
- ↑ Jagger et al. 2003, hlm.84.
- ↑ Wells 2012, hlm.110.
- ↑ Greene, Andy (24 Juli 2023). "Revisit The Rolling Stones Infamous 1972 North American Tour on New Podcast". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2 Agustus 2023.
- ↑ Blauvelt, Christian (13 Februari 2019). "'Performance': Inside the Rock 'n' Roll Movie Too Shocking for the '60s". IndieWire. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2021. Diakses tanggal 11 November 2021.
- ↑ "Goats Head Soup". The Rolling Stones. Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2016. Diakses tanggal 20 Juni 2018.
- ↑ Jones, Lesley-Ann (2022). "Stones Women". The Stone Age: Sixty Years of the Rolling Stones. John Blake Publishing – via Erenow.
- ↑ Zoey, Lyttle (26 Juni 2023). "Celebrities Who Are Great-Grandparents". People. Diakses tanggal 25 September 2024.
- ↑ Greene, Richard Allen; Mier, Alberto (9 Desember 2016). "Mick Jagger's family just got a lot more complicated". CNN (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juni 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2022.
- ↑ Battersby, Matilda (12 November 2012). "Mick Jagger's love letters to Marsha Hunt reveal 'secret history' of the Rolling Stone". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Maret 2018. Diakses tanggal 6 Maret 2018.
- ↑ Edwards, Adam (14 November 2006). "RIP Jumping Jack Flash senior". The Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Agustus 2017. Diakses tanggal 12 Agustus 2017.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Situs resmi
- Pacar Mick Jagger bunuh diri, diakses terakhir tanggal 20-03-2014.
- Artikels with short description
- Deskripsi singkat berbeda dengan Wikidata
- Halaman Wikipedia dengan templat pelindungan yang salah
- Use dmy dates from March 2024
- Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat
- Articles with hAudio microformats
- Articles with hCards
- Halaman yang menggunakan Templat:Infobox musical artist dengan parameter tak dikenal
- Artikel biografi dengan tabel penghargaan
- Halaman dengan label Wikidata belum diterjemahkan
- CS1 sumber berbahasa American English (en-us)
- CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
