VOOZH about

URL: https://id.wikipedia.org/wiki/Bawani

⇱ Bawani - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bawani
Dewi kekuatan, keadilan, keibuan, dan emosi
👁 Image
Arca Dewi Bawani sedang menganugerahkan pedang Chandrahasa kepada Shivaji dari Maratha.[1]
Nama lain
  • Bawya
  • Tulaja
  • Turaja
  • Twarita
  • Amba
  • Jagadamba
  • Ambe
AfiliasiDewi, Sakti, Kuladewata
KediamanDevīlōka
Atributsangka, bunga seroja
Senjatapanah, pedang, gada, cakram, trisula
Wahanamacan atau singa
Dewa/dewi terkaitAdiparasakti, Mahadewi, Durga
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSakta
DaerahIndia Utara
Keluarga
PasanganSiwa[2]

Bawani (Dewanagari: भवानी;,IAST:Bhavānī, भवानी) merupakan salah satu manifestasi atau julukan dari Dewi Durga dalam agama Hindu.[3] Kata Bawani berasal dari bahasa Sanskerta Bhavānī yang artinya "pemberi kehidupan", bermakna sebagai kekuatan alam atau sumber dari energi penciptaan. Dia disembah sebagai sosok ibu pengasuh yang siap sedia bagi para pemujanya sekaligus berperan sebagai penegak keadilan dengan membinasakan para asura yang jahat.[4][5]

Bawani sering dipuja sebagai dewi tersendiri yang tidak berkaitan dengan Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.[6] Bawani juga disembah sebagai dewi keluarga (kuladewi) oleh beberapa klan Hindu, terutama Rajput, Maratha, Brahmana Deshastha dari Maharashtra, serta kasta Agri dari Konkan.[7][8][9] Menurut legenda setempat, Shivaji (pendiri Kekaisaran Maratha) dianugerahkan pedang Chandrahasa oleh Bawani untuk menumpas kejahatan.[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Tuljapur: Abode of the Goddess". Outlook Traveller (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-11-07.
  2. "Significance of Bhavani". Wisdom Library.
  3. Singh, Ravinder (2021), Chauhan, Abha (ed.), "Understanding the Concept of Shakti: Mata Vaishno Devi Shrine in Jammu", Understanding Culture and Society in India: A Study of Sufis, Saints and Deities in Jammu Region (dalam bahasa Inggris), Singapore: Springer, hlm.149–175, doi:10.1007/978-981-16-1598-6_8, ISBN978-981-16-1598-6, diakses tanggal 2023-01-20
  4. Patricia Monaghan, PhD (1 April 2014). Encyclopedia of Goddesses and Heroines. New World Library. hlm.91–. ISBN978-1-60868-218-8.
  5. Christopher Pinney (2004). 'Photos of the Gods': The Printed Image and Political Struggle in India. Reaktion Books. hlm.55–. ISBN978-1-86189-184-6.
  6. Monaghan, Patricia (2014). Encyclopedia of Goddesses and Heroines. New World Library. hlm.91. ISBN9781608682188.
  7. John F. Richards (1995). The Mughal Empire. Cambridge University Press. hlm.208–. ISBN978-0-521-56603-2.
  8. Eaton, The Sufis of Bijapur 2015, hlm.183–184.
  9. Roy, Kaushik (2012). Hinduism and the Ethics of Warfare in South Asia: From Antiquity to the Present (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm.202. ISBN978-1-139-57684-0.
  10. "Tuljapur: Abode of the Goddess". Outlook Traveller (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-11-07.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]